Presiden : kualitas inovasi dalam negeri semakin baik
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) bersama Presiden ke-3 RI BJ Habibie (kedua kiri), Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir (kedua kiri), serta Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo (kanan) saat mengunjungi stan pameran National Innovation Forum 2015 di Puspiptek, Serpong, Tangerang, Senin (13/4). National Innovation Forum Tahun 2015 yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi itu bertujuan untuk mempromosikan hasil-hasil riset dari lembaga litbang dan perguruan tinggi kepada dunia usaha dan masyarakat. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)
Saat menghadiri hari Inovasi Nasional yang diselenggarakan di Puspitek Serpong, Senin, Presiden menunjuk salah satu produk telepon selular buatan dalam negeri yang dinilainya tidak kalah dengan produk impor.
"Ini saya ketemu handphone produk dari Batam, saya perkenalkan supaya semua pakai ini. (harga-red) Rp1,5 juta. Mereknya bolt. Garansi 3 tahun," kata Presiden.
Kepala Negara mengatakan produk-produk serupa akan terus dihasilkan bila dana riset memadai atau ada insentif yang diberikan dalam bentuk lainnya.
"Untuk riset iya, itu menjadi kewajiban negara," kata Presiden.
Kepala negara menambahkan,"dana-dana riset diperbesar, nanti banyak ke LIPI, dalam waktu jangka panjang untuk nanti (bisa-red) berwujud dalam sebuah produk yang ekonomi dan dapat digunakan."
Untuk produk-produk dalam negeri yang telah bisa diproduksi secara massal dan memiliki nilai ekonomi, Presiden tidak menutup kemungkinan pemerintah akan membantu dengan cara ikut membeli produk tersebut.
Pewarta: Panca H Prabowo
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2015