Banyuwangi (ANTARA News) - Jalur penyeberangan di Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi, Jawa Timur) - Gilimanuk (Jembrana, Bali) akan ditutup total menjelang perayaan Hari Raya Nyepi di Pulau Bali, pada Jumat (20/3).

"Pengangkutan penumpang terakhir di Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk pada Jumat (20/3) pukul 23.00 WIB, sedangkan di Pelabuhan Gilimanuk ditutup sejak Sabtu (21/3) pukul 05.00 WITA," kata Manajer PT Indonesia Ferry ASDP Ketapang Saharuddin Kotto, di Banyuwangi, Kamis.

Ia mengatakan, warga yang sering menyeberang dari Pulau Jawa menuju Bali biasanya telah mengetahui informasi penutupan jalur penyeberangan di Selat Bali itu.

"Pihak ASDP juga mengintruksikan kepada nahkoda kapal dan operator pelayaran untuk melakukan sosialisasi kepada calon penumpang tentang penutupan pelabuhan saat Hari Raya Nyepi, namun biasanya para penumpang sudah mengetahui hal tersebut," ujarnya.

Sementara itu, kepadatan penumpang dari Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang sudah mulai terlihat, namun puncak diprediksi pada Jumat (20/3) malam.

"Jumlah kepadatan penumpang dari Gilimanuk menuju Ketapang sudah terlihat karena banyak para pekerja yang berada di Pulau Bali memanfaatkan libur Nyepi untuk pulang," katanya.

Pihak ASDP Ketapang menyiagakan sebanyak 32 kapal feri untuk mengangkut penumpang dari Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang dan sebaliknya.

Pelabuhan Ketapang akan dibuka kembali pada 22 Maret 2015 pukul 05.30 WIB.