Jakarta (ANTARA News) - Konduktor Addie MS menilai museum di Indonesia tertinggal jauh dari negara-negara lainnya, bahkan negara tetangga karena kesalahan pengelolaan.

"Bukan materi, kita kaya artefak,sejarah kita luar biasa, tapi pengelolaannya tertinggal," kata Addie MS saat ditemui ANTARA News di sela-sela acara Weekend@themuseum di Museum Nasional, Jakarta Pusat, Minggu.

"Bukan masalah si pengelola, karena memang mengelola museum butuh dana," lanjutnya.

Pengelolaan museum ala luar negeri seperti guide dengan menggunakan earpiece dan multimedia yang canggih, menurut Addie memerlukan dana yang tidak sedikit.

Addie berpendapat bahwa sebaiknya pemerintah dapat membuat langkah menggandeng pengusaha untuk ikut serta dalam pengelolaan museum.

"Macam-macam cara agar pengusahan mau mengeluarkan uang, seperti memberi apresiasi, memberi intensif atau memberi rangsangan tax yang adaptable," ujarnya.

Addie sendiri mengaku jarang mengunjungi museum di Indonesia, namun setiap kali berplesir ke luar negeri Addie selalu menyempatkan waktu untuk berkunjung ke museum.

"Dulu sih sering waktu jaman sekolah, kalau pas lagi ada acara di Monas juga mampir (ke Museum Nasional)," katanya.

"Tapi terus terang di Indonesia jarang, tapi kalau di luar negeri apalagi waktu anak-anak masih kecil pasti nyempetin ke museum," tambahnya.