Banda Aceh (ANTARA News) - Pihak Kantor wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh berupaya menggaet maskapai penerbangan Garuda Indonesia agar bisa membuka langsung penerbangan Aceh-Jeddah guna melayani jamaah umrah.

"Upaya menggaet penerbangan langsung dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang Aceh Besar-Jeddah tidak terlepas dari tingginya minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah," kata Kepala Kanwil Kemenag Aceh Ibnu Sadan di Banda Aceh, Selasa.

Ibnu menjelaskan selama ini setiap warga di provinsi berpenduduk sekitar 4,5 juta jiwa itu yang ingin melaksanakan umrah harus berangkat dari provinsi tetangga, karena tidak ada penerbangan langsung dari Aceh.

"Kami berharap seiring tingginya minat masyarakat untuk melaksanakan umrah, maka akan ada penerbangan langsung dari Garuda Indonesia dari Bandara SIM menuju Jeddah," katanya.

Ibnu Sadan menambahkan biro perjalanan umrah di provinsi berpenduduk sekitar 4,5 juta jiwa itu juga terus bertambah setiap tahunnya dalam menawarkan berbagai paket yang disiapkan.

"Penambahan biro perjalanan ini juga tidak terlepas dari tingginya minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah," katanya.

Ia mengatakan penerbangan langsung Aceh-Jeddah juga akan lebih cepat, karena jarak tempuhnya jauh lebih dekat.

Ia meyakini dengan adanya penerbangan langsung Aceh-Jeddah juga akan mengurangi biaya yang dikeluarkan setiap jemaah yang akan melaksanakan umrah ke Tanah Suci, Makkah.