Jakarta (ANTARA News) - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan tetap akan mendalami temuan penggunaan narkoba oleh Christopher Daniel Sjarief, pemuda pengendara Mitsubishi Outlander yang terlibat kecelakaan yang menewaskan beberapa pengendara motor di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

"(pengakuan mengkonsumsi narkoba)... itu masih kita dalami apa yang sebenarnya terjadi saat mereka (Christopher dan Ali) pulang dari Pasidic Place," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul di Jakarta Kamis.

Martinus menjelaskan awalnya tersangka Christopher mengaku mengkonsumsi narkoba jenis "Lycergic Syntetic Diethylamide" (LSD).

Namun hasil pemeriksaan tes urine dan darah terhadap Christopher dan rekannya Muhammad Ali terbukti negatif atau tidak mengkonsumsi narkoba.

Martinus mengungkapkan tersangka berpura-pura mengaku mengkonsumsi narkoba agar mendapatkan hukuman ringan dengan anggapan mengemudikan kendaraan tanpa sadar.

Aparat telah menggeledah rumah Christopher dan Ali namun tidak menemukan barang bukti narkoba. "Kita tidak kenakan pasal narkobanya karena tidak ada barang buktinya," ujar Martinus.

Selain itu, Martinus menambahkan penyidik akan menggali keterangan dari sopir Ali bernama Sandi yang menjadi saksi kunci sebelum terjadi tabrakan.

"Saksi kunci Sandi akan kita dalami sejauh mana pembicaraan antara Ali dengan Christopher," ujar Martinus.

Sebelumnya, sebuah mobil bernomor polisi B-1658-PJE yang dikemudikan Christopher terlibat tabrakan beruntun yang melibatkan dua tiga mobil dan beberapa motor di sepanjang Jalan Arteri Pondok Indah Jakarta Selatan, Selasa (20/1) malam.

Akibatnya empat orang pengemudi sepeda motor meninggal dunia yakni anggota Sabhara Polsek Metro Kebayoran Baru Aiptu Batang Onang, Wisnu Anggoro, Mustofa dan Mahyudi Herman, serta beberapa orang terluka.