Jakarta (ANTARA News) - Komandan Korps Marinir (Dankomar) TNI Angkatan Laut Mayjen TNI (Mar) Ahmad Faridz Washington, mengatakan, prajurit Marinir mendukung political will dari pemerintah untuk mewujudkan poros maritim dunia.

"Semua kebijakan pemerintah harus disikapi oleh prajurit dengan langkah-langkah proaktif," kata Dankormar saat serah terima jabatan Komandan Pasmar-2 dari Brigjen TNI (Mar) Denny Kurniadi ke Brigjen TNI (Mar) RM Trusono di lapangan Apel Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu.

Ia mengatakan, pimpinan serta seluruh prajurit Pasmar-2 harus dapat berkontribusi sesuai dengan peran dan fungsinya sebagai prajurit matra laut.

Selama ini, lanjut dia, pasukan Pasmar-2 telah mampu berkontribusi secara nyata bagi masyarakat. Termasuk dalam operasi non-militer yang belakangan dilakukan pada penanggulangan bencana longsor di Banjarnegara serta bantuan SAR dan evakuasi korban pesawat AirAsia QZ8501.

"Untuk itu, saya apresiasi yang tinggi, rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh prajurit di jajaran Pasmar-2 yang telah melaksanakan tugas dengan baik," kata Ahmad Faridz.

Dalam upacara sertijab, Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) A Faridz Washington selaku inspektur upacara. Sedangkan bertindak selaku komandan upacara adalah Letkol Marinir Kristiyono yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Batalyon-6 Mar.

Brigjen TNI (Mar) RM Trusono, pria kelahiran Yogyakarta 29 Oktober 1960 adalah lulusan AAL, sedangkan Brigjen TNI (Mar) Denny Kurniadi selanjutnya akan menjabat sebagai Komandan Lantamal VII Kupang.

Selama meniti karier di Korps Marinir, Brigjen TNI (Mar) RM Trusono sejak perwira pertama berdinas di pasukan elit TNI AL Detasemen Jala Mangkara.

Pernah menjabat sebagai Komandan Detasemen Jala Mangkara tahun 1998 dan menjabat sebagai Kaspasmar-2 pada tahun 2010.

Pasukan upacara terdiri dari 6 satuan setingkat Batalyon (SSY) dari kesatuan-kesatuan Pasmar-2, 1 Pleton pembawa bendera perang, 1 kompi perwira, 1 kompi Passus Gabungan Denjaka dan Yontaifib-2.

(S037)