Palembang (ANTARA News) - Atlet panahan putri Indonesia, Dellie Threesyadinda, masih harus memacu dirinya seusai mengikuti kompetisi POM ASEAN untuk persiapan seleksi SEA Games 2015 pada 27 Desember 2014.

"Saya masih harus persiapkan diri untuk seleksi SEA GAMES 2015 dan Pelatnas pada Januari," kata gadis kelahiran 12 Mei 1990 itu usai mengikuti pertandingan POM ASEAN di Palembang, Sumsel, Selasa.

Menurut dia, ajang POM ASEAN di Jakabaring Palembang ini untuk sarana mengukur kemampuan menjelang persiapan SEA Games 2015.

"Kebanyakan atlet yang partisipasi POM ASEAN juga atlet nasional di negaranya masing-masing," katanya.

Untuk ukuran kekuatan tiap negara, menurut dara yang tercatat sebagai mahasiswi semester akhir Fakultas Hukum UNAIR ini menilai kekuatan di tiap negara merata.

"Semua merata saingan terberat tentu Singapura dan Malaysia, untungnya Indonesia punya andalan di tiap nomor," ujar gadis berparas manis ini.

Di POM ASEAN 2014 ini ia sendiri menargetkan dua emas di dua nomer yang diambil yaitu mixed Compound dan single Compound.

Pada POM ASEAN di Jakabaring Palembang, ia bersama rekannya Yoke Rizal berhasil meraih emas di nomer Mixed Recurved.

Untuk persiapan SEA GAMES yang akan datang sangat berharap perhatian pemerintah terutama untuk peralatan memanah, katanya.

menurut dia, Kendalanya saat ini peralatan lebih banyak mandiri oleh atlet yang bersangkutan.

"Semakin sering kita berlatih pasti kondisi peralatan kualitasnya akan menurun, mudah-mudahan ke depan bisa lebih diperhatikan," ungkap dia.

(M033/D011)