Jakarta (ANTARA News) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Linda Amalia Sari Gumelar, meminta kepada seluruh orang tua dan juga guru di Indonesia untuk menjaga kesehatan mata anak.

"Menjaga kesehatan mata pada anak merupakan hal yang sangat penting yang harus diperhatikan oleh orang tua, guru, dan orang dewasa yang berada di sekitar anak," kata Linda Amalia Sari ketika dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan, menjaga kesehatan mata sama dengan menyelamatkan aset masa depan pada anak.

"Mata yang sehat adalah cerminan dari jiwa yang sehat, karena mata mempunyai pengaruh yang sangat penting bagi tubuh kita," katanya.

Anak-anak, kata dia, merupakan individu yang aktif dan kreatif. Rasa keingintahuan yang tinggi terkadang menuntut untuk bergerak aktif, terkadang mereka tidak memperhatikan bahaya di sekitar, terutama bahaya kesehatan yang mengancam mata.

Ia menyebutkan sejumlah tips untuk menjaga mata anak, salah satunya mengatur jarak pandang pada saat membaca, menulis, menonton televisi dan bermain komputer.

"Makan banyak buah-buahan dan sayuran terutama wortel," katanya.

Selain itu, menghindari memakai lensa kontak selama lebih dari 19 jam dan memakai kacamata terlalu lama.

"Hindari kontak dengan debu dan polusi," katanya

Selain itu, mengurangi penggunaan tetes mata. Menggunakan tetes mata untuk mengatasi mata merah boleh saja, namun hanya sesekali. Jika berlebihan, akan berbahaya dan akan merusak mata.

Mata, kata dia, merupakan salah satu organ yang sangat vital bagi manusia. Sekitar 80 persen dari informasi yang kita terima berasal dari mata. Apabila mata mengalami gangguan, maka hidup manusia juga ikut mengalami gangguan.


"Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan mata selagi masih anak-anak," pungkasnya.

(W004)