Kuta (ANTARA News) - Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa saat pelaksaan Hari Ulang Tahun TNI 5 Oktober 2014 di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, dipastikan tidak akan ada pengalihan penerbangan.

"Tidak ada pengalihan penerbangan. Kami hanya coba meminimalkan dampak penutupan sementara itu," kata Direktur Keamanan Penerbangan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Yusfandri Gona, di Kuta, Kabupaten Badung, Senin.

Saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan pihak TNI untuk mengatur lebih baik tingkat keamanan dan keselamatan penerbangan.

"Semua agar terstruktur dan tidak ganggu operasional komersial penerbangan di Bandara Juanda," katanya.

Sementara terkait durasi yang akan digunakan untuk peringatan HUT TNI itu, Gona mengaku hal tersebut masih dibicarakan pihak terkait. "Itu (durasi) masih dibicarakan," ucapnya singkat.

Dia menjelaskan bahwa tidak akan ada penutupan operasional namun dilakukan sistem buka tutup penerbangan.

Sebelumnya Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Moeldoko memastikan Bandar Udara Juanda Surabaya tidak akan ditutup secara penuh.

Menurut dia, akan dilakukan blocking time selama beberapa menit karena 240 pesawat terbang yang akan diterjunkan dalam perayaan hari ulang tahun ke-69 TNI diterbangkan dari tiga lapangan terbang selain Bandar Udara Juanda, yaitu Iswahjudi Madiun, Abdurahman Saleh Malang, dan Grati Pasuruan.