New York (ANTARA News) - Kei Nishikori diperingati pelatih Michael Chang agar tidak merasa puas dengan kemenangannya dan menjadi petenis pertama Jepang yang maju ke putaran semifinal, melainkan ia harus tetap dengan targetnya.

Petenis berusia 24 tahun itu Rabu menjadi petenis Jepang pertama sejak 1918 yang maju ke babak semifinal di New York.

Chang, juara turnamen Grand Slam di Prancis Terbuka 1989, mengatakan kepada unggulan 10 Nishikori, bahwa pekerjaannya belum selesai setelah ia menang dalam laga dramatis 3-6, 7-5, 7-6 (9/7), 6-7 (5/7), 6-4 di perempat final atas juara Australia Terbuka Stan Wawrinka.

"Ia mengatakan kepada saya agar tetap fokus pada pertandingan dan jangan sampai frustrasi, melainkan terus memompa semangat," kata Nishikori mengomentari pelatih yang mengawasinya sejak Januari tahun ini.

"Ia mengucapkan selamat setelah saya unggul dalam pertandingan. Tetapi ia juga mengatakan pekerjaan belum usai. Harus tetap fokus dan bugar kembali dalam dua hari ini, agar dapat tampil lebih baik pada laga mendatang," katanya seperti dikutip AFP.

Nishikori menang atas unggulan ketiga Wawrinka dalam waktu empat jam 15 menit, merupakan laga maraton kedua setelah ia butuh waktu empat jam 19 menit untuk mengalahkan Milos Raonic pada putaran sebelumnya - pertandingan yang diawali Senin dan berakhir pada 2:26 Selasa dini hari.

Nishikori selanjutnya akan berhadapan dengan petenis nomor satu dunia Novak Djokovic atau Andy Murray, keduanya mantan juara, pada laga Sabtu, untuk menentukan siapa yang berhak maju ke laga berikutnya Senin.

(Uu.A008)