Jakarta (ANTARA News) - Kualitas siswa madrasah saat ini dinilai tidak berbeda jauh dengan siswa sekolah umum di Indonesia.

"Melalui slogan 'lebih baik madrasah, madrasah lebih baik', para siswa madrasah kini telah mampu bersaing dengan para siswa lainnya di Nusantara," kata Direktur Pendidikan Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam, Kemenag, M Nur Kholis Setiawan di Jakarta, Senin.

Dalam keterangan persnya, Nur Kholis mengatakan, kesan miring terhadap eksistensi madrasah, keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki dan berbagai problem lainnya, kini mulai sirna sejalan dengan dibukanya kran demokrasi buah dari reformasi.

Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, telah melakukan berbagai kebijakan dan program peningkatan mutu pendidikan.

Menurut Nur Kholis, salah satu dalam meningkatan kualitas siswa dan mutu pendidikan madrasah adalah dengan menggelar Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Expo Madrasah.

"Komitmen meningkatkan mutu dan perluasan akses siswa madrasah melalui even kompetisi sains perlu dilakukan, ditengah-tengah geliat madrasah untuk berbenah dan bersaing di berbagai ajang kompetisi baik nasional dan internasional," katanya.

Oleh karena itu, katanya, kini madrasah dengan status sebagai "pendidikan umum berciri khas Islam", madrasah terus berbenah.

Dia memberikan contoh, KSM dan Expo Madrasah yang yang dilaksankana setiap tahun tersebut merupakan even yang strategis untuk memupuk motivasi siswa terus cinta ilmu pengetahuan dan teknologi.

"KSM diharapkan mampu mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter kuat, kokoh, tahan uji dan memiliki kemampuan yang handal dibidangnya. Selain itu KSM akan melatih siswa meningkatkan daya nalar, kreativitas dan berpikir kritis serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan," kata Nur Kholis.

Dia menambhakan, secara kelembagaan KSM diharapkan meningkatkan mutu pendidikan sains di madrasah secara komprehensif, yang ditandai dengan semakin kuatnya budaya belajar, penelitian dan motivasi berkompetisi meraih prestasi.(*)