Jeddah (ANTARA News) - Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Jumat, mengecam pemenggalan brutal wartawan Amerika Serikat James Foley oleh pejuang Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS/IS).

Tindakan-tindakan yang dilakukan ISIS tidak memiliki hubungan dengan Islam dan nilai-nilainya, mereka menentang prinsip-prinsip yang OKI dasarkan, kata Iyad Medani Ameen, Sekretaris Jenderal OKI, dalam satu pernyataan.

Dia menambahkan bahwa prinsip-prinsip tersebut seruan adalah untuk membangun budaya toleransi di antara masyarakat.

Medani menyatakan belasungkawa kepada keluarga Foley, Presiden AS Barack Obama dan rakyat AS.

Ia juga memperbarui belasungkawa kepada ratusan keluarga Muslim dan Kristen yang anggotanya tewas oleh "kelompok teroris" itu.

Medani memuji kecaman yang dibuat oleh negara-negara internasional dan regional yang berbeda dan badan-badan terhadap tindakan kejahatan ISIS, mengacu pada fatwa Mufti Saudi yang menganggap ISIS adalah "musuh pertama Islam".

Sementara itu, Medani menegaskan bahwa OKI mendukung upaya internasional yang memerangi "entitas teroris" ini, yang tidak menghormati martabat manusia dan pelanggaran ajaran toleransi Islam.

(Uu.H-AK)