Jakarta (ANTARA News) - MPR RI dan DPR RI sebaiknya tidak menerima kunjungan pihak asing, kata anggota Komisi III DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN), Taslim Chaniago di Jakarta, Selasa.

Taslim mengemukakan hal itu untuk menanggapi kunjungan Senator AS, John McCain dan anggota Kongres AS, Rodney Frelinghuysen ke MPR RI dan DPR RI.

John McCain melakukan kunjungan kepada Ketua MPR RI Sidarto Danusubroto dan Rodney F mengunjungi Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung kemarin.

"Untuk saat-saat ini, lembaga negara tak perlu menerima kunjungan siapapun, apalagi dari Amerika Serikat karena akan berdampak buruk dan akan menimbulkan pandangan negatif. Apalagi pada saat bangsa dan negara yang sedang menentukan nasib pasca pilpres. Tahan dulu lah untuk menerima kunjungan delegasi asing," kata Taslim.

Ia menyebutkan, bisa saja pandangan negatif akan muncul dari masyarakat bahwa Amerika Serikat ikut mengintervensi Indonesia dalam segala hal.

"Hal itu perlu dihindari. Jangan sampai Indonesia menjadi boneka asing," kata Taslim.

Dia juga mempertanyakan langkah Pramono yang bertemu dengan anggota Kongres AS, Rodney Frelinghuysen

"Saya sebagai anggota DPR mempertanyakan hal tersebut karena kedatangan Rodney ke Gedung DPR RI untuk membahas masalah pertahanan, yang sebenarnya bukan tugas dan tupoksi Pramono Anung," kata Taslim di Jakarta, Selasa. Pramono Anung, kata Taslim, adalah Wakil Ketua DPR RI bidang energi.

"Sedangkan Wakil Ketua DPR bidang politik, keamanan dan luar negeri adalah dijabat oleh Priyo Budi Santoso. Jadi saya nilai tidak tepat dan ada dugaan Pramono melakukan kebohongan," kata dia.

"Bisa jadi pertemuan itu adalah membahas energi. Sebab AS punya kepentingan energi dengan Indonesia," kata Taslim.