Brasilia (ANTARA News) - Argentina berhasil mengalahkan Belgia 1-0 sekaligus memastikan melaju ke partai semi final dalam laga perempat final Piala Dunia 2014 di Estadio Nacional Brasilia, Brasil, Minggu pagi WIB.

Lawan Argentina pada semi final nanti akan ditentukan dalam laga perempat final lainnya antara Belanda melawan Kosta Rika di Salvador.

Kemenangan Argentina didapatkan lewat gol semata wayang yang dicetak oleh Gonzalo Higuain pada menit-menit awal laga, tepatnya pada menit delapan, yang juga menjadi gol pertama penyerang Real Madrid itu di Brasil.

Jalannya pertandingan

Argentina sejak awal mengambil inisiatif serangan, sayang upaya mereka pada menit dua saat Ezequiel Lavezzi menusuk dari sayap kiri gagal meneruskan bola kepada Lionel Messi yang berada di tengah kotak penalti Belgia.

Argentina akhirnya memperoleh keunggulan cepat enam menit berselang setelah Higuain menyarangkan bola ke gawang Belgia, yang juga merupakan gol pertamanya di putaran final Piala Dunia 2014.

Proses gol Higuain berawal dari aksi individual Messi di lapangan tengah yang kemudian sukses menyodorkan bola kepada Angel Di Maria di sisi kanan.

Di Maria berusaha melepaskan umpan kepada Pablo Zabaleta yang melakukan overlapping, namun bola yang membentur pemain bertahan Belgia justru mengarah kepada Higuain yang kemudian disepaknya dan gol.

Tendangan itu sukses menaklukkan Thibaut Courtois yang belum cukup siap mengantisipasi bola.

Tertinggal satu gol, Belgia berusaha menyamakan kedudukan. Namun hingga menit 20 mereka belum bisa menebar ancaman serius terhadap gawang Argentina.

Belgia baru melepaskan tendangan tepat ke arah gawang melalui gelandang serang Kevin De Bruyne pada menit 26, sayang bolanya masih mampu diantisipasi penjaga gawang Sergio Romero.

Bola muntah antisipasi Romero, gagal dijangkau oleh Divock Origi yang berdiri sedikit bebas tanpa kawalan.

Akan tetapi Argentina pun tak tinggal diam, dua menit berselang mereka berusaha kembali menjebol gawang lawan, kali ini lewat umpan terobosan Messi kepada Di Maria.

Sayang upaya Di Maria melepaskan tendangan dari tepi kotak penalti gagal melewati halauan kapten Belgia, Vincent Kompany.

Menit 32, Di Maria terpaksa meninggalkan lapangan lebih awal dengan sedikit pincang kesakitan akibat cedera lutut dan digantikan oleh Enzo Perez.

Belgia hampir menyamakan kedudukan saat Kevin Mirallas menanduk umpan silang dari Jan Vertonghen pada menit 41, sayang bola masih mengarah tipis di samping kanan gawang Romero.

Meski demikian, hingga wasit Nicola Rizzoli asal Italia meniupkan peluit tanda babak pertama usai, kedudukan 1-0 untuk keunggulan Argentina belum berubah.

Higuain hampir saja mencetak gol keduanya dalam laga itu sekaligus menggandakan keunggulan Argentina atas Belgia, namun tendangannya masih bisa dihalau Daniel Van Buyten sehingga hanya menghasilkan sepak pojok pada menit 51.

Higuain kembali gagal mencetak gol, setelah ia menari melewati halangan Kompany, sayang bola tendangannya hanya membentur mistar gawang Thibaut Courtois.

Menit 58, penyerangan Belgia yang buntu memaksa pelatih Marc Wilmots menarik dua pemain di lini depan, Kevin Mirallas dan Divock Origi, yang digantikan Dries Mertens dan Romelo Lukaku.

Belgia seperti biasanya mulai menebarkan ancamannya di 20 menit akhir pertandingan, termasuk dengan upaya Wilmots menyuntikkan tenaga segar di lini depan dengan menarik Eden Hazard dan digantikan oleh Nacer Chadli.

Akan tetapi sejumlah upaya mereka menggempur pertahanan Argentina tidak jua mendapatkan hasil.

Malah pada menit tiga perpanjangan waktu babak kedua, Argentina kembali mendapat peluang menggandakan keunggulan.

Akan tetapi Messi yang sudah berhadapan dengan Courtois gagal menaklukkan penjaga gawang Atletico Madrid yang dipinjamkan dari Chelsea tersebut.

Kedudukan 1-0 bagi Argentina tetap bertahan hingga pertandingan berakhir.

Berikut susunan pemain yang diturunkan kedua tim berdasarkan laman FIFA.

Argentina

Sergio Romero (PG), Pablo Zabaleta, Ezequiel Garay, Martin Demichelis, Jose Maria Basanta, Lucas Biglia, Javier Mascherano, Angel Di Maria (Enzo Perez), Ezquiel Lavezzi (Rodrigo Palacio), Lionel Messi (K), Gonzalo Higuain (Fernando Gago)

Pelatih: Alejandro Sabella

Belgia

Thibaut Courtois (PG), Daniel Van Buyten, Toby Alderweireld, Vincent Kompany (K), Jan Vertonghen, Axel Witsel, Marouane Fellaini, Kevin De Bruyne, Eden Hazard (Nacer Chadli), Kevin Mirallas (Dries Mertens), Divock Origi (Romelo Lukaku)

Pelatih: Marc Wilmots.