Hanoi (ANTARA News) - Hanoi mendesak Thailand menghentikan tindakan tak bersahabat terhadap para wisatawan Vietnam.

Administrasi Nasional Pariwisata mengajukan permintaan dalam surat kepada kantor Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) di Vietnam dan Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand.

Thailand telah menuntut turis dari beberapa negara, termasuk Vietnam, untuk menyediakan tiket udara pulang pergi, reservasi hotel dan uang kertas sedikitnya 700 dolar AS (20.000 baht) tunai di pintu masuk perbatasannya.

Rabu pagi lalu, departemen Konsuler Kementerian Luar Negeri Vietnam menyerukan pembatalan peraturan tersebut.

Dalam nota diplomatik yang dikirim ke Kedutaan Besar Thailand, Vietnam mengecam peraturan baru itu tidak pantas dengan semangat kerjasama ASEAN) dan persahabatan tradisional antar kedua pemerintah dan bangsa.

Departemen menambahkan Thailand gagal menginformasikan peraturan kepada Vietnam dan Vietnam adalah satu-satunya anggota ASEAN yang menjadi subyek peraturan itu, lapor Kantor Berita Vietnam CNA seperti dikutip Xinhua.