Manchester (ANTARA News) - Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, buka suara. Dia mengatakan Manchester United, seharusnya menanggung malu atas pemecatan David Moyes.

"Tentunya dia (Moyes) mengalami masa-masa berat pada musim panas lalu ketika mengambil pekerjaan ini," kata Keane sebagaimana dikurip dari Goal.com.

Kurangnya waktu dan ketidakmampuan klub menarik pemain berkualitas pada transfer musim panas lalu ditengarai oleh Keane sebagai penyebab gagalnya Moyes di MU.

"Kepala Eksekutif, Ed Woodward, tidak memberikan apa yang Moyes inginkan, banyak tanggapan negatif dan kemudian mereka memulai musim dengan lambat dan tidak ada momentum," katanya lagi.

"Saya pikir itu memalukan. Dia (Moyes) seharusnya diberikan waktu lebih. Beberapa pemain United seharusnya malu pada mereka sendiri, mereka benar-benar membuat dia terpuruk."

"David Moyes tentunya kecewa karena berada di peringkat tujuh klasemen Liga Inggris dan dia harus bertanggung jawab untuk hal itu, meski kalian tetap memerlukan orang-orang sekitar untuk membantu. Saya tidak berpikir dia mendapatkan dukungan, khususnya dari para pemain. Saya merasa dia masih membutuhkan waktu."

Ketika merespons awal dari persoalan ini, Alex Ferguson tak luput dari sasaran kritik. Lagi-lagi Keane membela mantan pelatih MU itu.

"Menurut saya Moyes bukan pilihannya sendiri. Dia tentu saja memunculkan nama Moyes, tetapi tentu saja klub yang membuat keputusan,"

"Saya pikir Anda tidak bisa melayangkan kritik pada Sir Alex Ferguson," kata pemain berkebangsaan Irlandia itu.

Lewat situs pribadinya MU menjawab pertanyaan media-media Inggris atas nasib Moyes di Old Trafford, Selasa (22/4) WIB. MU memberhentikan Moyes dan berterima kasih atas kerja keras, kejujuran, dan integritas yang ditunjukkan olehnya untuk klub.

Sebagai gantinya gelandang MU Ryan Giggs akan merangkap pemain dan pelatih untuk mengisi kekosongan kursi kepelatihan MU sampai kompetisi 2013/2014 berakhir. Norwich City akan menjadi tantangan pertama Giggs pada Sabtu (26/4) di Theatre of Dream.