Jakarta (ANTARA News) - Salah satu peserta konvensi bakal calon Presiden dari Partai Demokrat, Gita Wirjawan, mengklaim selalu merangkul para pemilih pemula agar memberikan hak suaranya pada Pemilu 2014.




Gita mengajak pemilih pemula untuk menghindari golput (tidak memberikan hak suara), dengan cara melontarkan isu-isu kepemudaan dan pemberdayaan perempuan, dalam kegiatan politiknya.




"Gita selalu mendorong partisipasi pemilih pemula, termasuk pemilih abu-abu untuk tidak golput. Gita juga serius menyuarakan isu-isu anak muda dan perempuan," kata keterangan pers tim Gita Wirjawan yang diwakili Koordinator Pusat Media Michael Umbas, diterima di Jakarta, Senin.

Michael mengatakan, para pemuda juga antusias dengan isu-isu kepemudaan dan pemberdayaan perempuan yang dilontarkan Gita.




Dalam beberapa program Gita, terdapat usulan-usulan yang dekat dengan kepemudaan seperti halnya peningkatan kualitas pendidikan. Gita juga menekankan pentingnya kemajemukan bangsa dengan mengajak masyarakat untuk memelihara sikap toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.




"Gita juga serius menyuarakan isu-isu anak muda dan perempuan. Mereka merasa nyambung aja dengan Gita," kata Michael.




Di bagian lain, Gita yang mengutip hasil survei Institute Transformation Studies (Instrans), memaparkan bahwa dirinya menjadi salah satu tokoh muda yang paling populer, bersama kader PDI Perjuangan Joko Widodo.




Berdasarkan hasil survei itu, Gita juga mengklaim bahwa dirinya merupakan peserta konvensi Demokrat yang paling populer.




Popularitas Gita juga dinilai telah mendongkrak elektabilitas Partai Demokrat. Mantan Menteri Perdagangan itu, merujuk hasil suvei lembaga kajian SMRC, mengatakan elektabilitas Partai Demokrat berada di tiga besar tertinggi dengan persentase 10,4 persen, di bawah PDI Perjuangan dan Golkar.

(Adv)