Washington (ANTARA News) - Amerika Serikat pada Senin menyatakan siap mengerahkan kekuatan militer udara dan laut--termasuk di antaranya dua kapal--untuk membantu mengamankan Olimpiade Musim Dingin di Rusia yang terancam digagalkan oleh serangan teroris.

Bantuan tersebut ditawarkan karena Amerika Serikat khawatir akan potensi serangan teroris dalam acara olah raga internasional yang akan dibuka di sekitar pantai Laut Hitam, kota Sochi, pada 7 Februari mendatang.

"Amerika Serikat menawarkan bantuan penuh kepada pemerintah Rusia dalam hal persiapan keamanan menjelang Olimpiade Musim Dingin," kata Laksamana Muda John Kirby dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh Pentagon.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Chuck Hagel telah menawarkan bantuan kepada Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shigu dalam pembicaraan telepon pada 4 Januari lalu.

Kelompok gerilyawan dari wilayah Kaukasus Utara seperti Dagestan yang sejak lama menginginkan kemerdekaan dari Rusia, menyatakan akan menggagalkan Olimpiade Sochi sebagai bentuk pernyataan sikap yang kuat terhadap Presiden Vladimir Putin.

Dalam video ancaman yang diunggah di laman resmi kelompok Islam Kaukasus Utara, dua aktivis gerilyawan dari kelompok tersebut mengatakan telah merencanakan serangan yang akan dilakukan selama pergelaran olimpiade.

Video tersebut juga menjelaskan bahwa dua orang tersebut bertanggung jawab terhadap dua bom bunuh diri yang terjadi di kota Volgograd pada bulan lalu yang menewaskan 34 orang.

Pada Minggu, sejumlah anggota Kongres Amerika Serikat mengatakan bahwa Rusia, dalam persiapannya mengamankan Olimpiade Sochi, masih merahasiakan sebagian data intelejennya dari Washington, demikian laporan AFP.

(G005)