Jakarta (ANTARA) - Penggunaan Campervan dalam berkegiatan luar ruangan, kini menjadi tren di tanah air yang membuat Isuzu tergugah untuk memfasilitasi konsumen yang hendak memodifikasi kendaraan mereka menjadi kendaraan nyaman di ajak camping.

“Untuk mengakomodasi keinginan konsumen dalam membuat campervan, kita sampai memiliki divisi khusus untuk hal tersebut,” kata Deputy Division Head of Business Strategy PT. Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Rian Erlangga di Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/5).

Menurut dia, dengan melakukan modifikasi kendaraan Isuzu menjadi Campervan akan memberikan sensasi camping yang berbeda dan serasa berada dalam rumah. Hal itu karena dapat disesuaikan oleh konsumen itu sendiri.

Tidak salah, pada faktanya banyak karoseri yang merekomendasikan Isuzu sebagai kendaraan untuk dijadikan motorhome. Unit yang paling favorit dijadikan kendaraan campervan adalah Isuzu ELF NLR.

Baca juga: Toyota berencana memproduksi pikap Hilux listrik tahun depan

Baca juga: Isuzu hadirkan bus sekolah ramah difabel di GIICOMVEC 2024


Hal tersebut dikarenakan, konstruksi kendaraan tersebut yang memiliki dimensi kabin yang luas sehingga bisa memberikan ruang untuk direkayasa menjadi sebuah motorhome.

“Kendaraan Isuzu ini paling mudah untuk dimodifikasi menjadi Campervan, kita bisa membuat berbagai macam ruang yang nyaman di dalamnya. Belum lagi dari sisi tenaga sangat mumpuni dan perawatannya mudah. Ditambah lagi sparepart terjangkau hingga legalitasnya sudah sesuai. Saat ini salah satunya sudah digunakan oleh Explora Campervan,” tambah Product Manager Karoseri Delima Mandiri, Albertus Whitney.

Tidak hanya digunakan secara pribadi, nyatanya penyewaan untuk kendaraan ini juga masih menjadi peluang besar bagi para pebisnis rental kendaraan.

Merujuk data yang dibagikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) jumlah pergerakan wisatawan Nusantara semester 1-2023 mencapai 433,57 juta perjalanan atau naik 12,57 persen dari tahun 2022.

Kemenparekraf juga menargetkan ada 8,5 juta kunjungan wisatawan mancanegara, dan 1,4 miliar pergerakan wisatawan Nusantara pada tahun 2024.

“Maka dari itu Isuzu optimistis dapat melayani sektor transportasi pariwisata dan privat melalui produknya yang sudah mendapatkan posisi strategis di Indonesia, terlebih Elf sudah menjadi top of mind di tengah masyarakat.”tutup Rian.

Baca juga: Astra Isuzu terus penetrasi pasar di sektor tambang dan kebun

Baca juga: Menperin: Tiga pabrikan otomotif Jepang berkomitmen tingkatkan ekspor

Baca juga: Isuzu catat kenaikan penjualan LCV di triwulan I 2023