Rio De Janeiro (ANTARA News) - Produk domestik bruto (PDB) Brazil mencatat hasil terburuk pada kuartal ketiga di antara blok negara G20 atau BRICS, kata Menteri Keuangan Guido Mantega, Selasa.

"Kami adalah negara dengan tingkat pertumbuhan terendah," kata Mantega, mengomentari angka PDB yang baru saja dirilis, kata situs berita G1 Brazil.

PDB raksasa Amerika Selatan itu mencapai 1,2 triliun real (508 miliar dolar AS) pada kuartal ketiga 2013, turun 0,5 persen dibandingkan dengan kuartal kedua tahun ini. Namun, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, PDB Brazil naik 2,2 persen.

Mantega menyalahkan hasil kuartal ketiga suram pada kuartal kedua yang kuat, mengatakan "karena tingginya angka kuartal kedua, hasil kuartal ketiga rendah dalam perbandingan."

Demikian pula, hasil kuartal keempat tahun ini, yang akan dirilis pada Februari 2014, lebih mungkin untuk menunjukkan kemajuan dibandingkan dengan angka kuartal ketiga yang buruk, katanya, menambahkan bahwa Brazil berada pada "jalan menuju pertumbuhan."

Mantega percaya Brazil akan melihat pertumbuhan lebih besar pada 2013 dibandingkan pada 2012, dan menekankan bahwa tahun ini sulit bukan hanya di Brazil, tetapi juga pada beberapa negara lain.

"Pada 2013 masih merupakan tahun krisis, mungkin yang terakhir. Kami berharap skenario yang lebih baik tahun depan," katanya.

Brazil adalah salah satu dari lima negara berkembang yang secara kolektif disebut sebagai BRICS, termasuk Rusia, India, China dan Afrika Selatan dan salah satu negara G20, demikian Xinhua.

(A026)