Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo meresmikan pelaksanaan Instruksi Jalan Daerah (IJD) di Provinsi Sulawesi Utara yang merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperbaiki infrastruktur jalan dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di provinsi tersebut.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp183 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2023 untuk pembangunan dan perbaikan sembilan ruas jalan dengan total panjang mencapai 59 kilometer.

"Tahun 2024 akan diberikan lagi sehingga jalan-jalan di Provinsi Sulawesi Utara semuanya bagus, semuanya mulus," ujar Presiden Joko Widodo di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, sebagaimana siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat.

Investasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas jalan, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal dan mempercepat distribusi barang dan jasa di wilayah tersebut.

Peningkatan infrastruktur jalan juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Sulawesi Utara.

Presiden juga menyatakan bahwa pemerintah akan terus mengalokasikan dana untuk pembangunan infrastruktur di tahun 2024 sebagai bagian dari komitmen jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut.

Peresmian IJD di Kabupaten Bolaang Mongondow diharapkan menjadi satu langkah dalam perbaikan infrastruktur jalan di seluruh Provinsi Sulawesi Utara.

Dengan diresmikan proyek ini, diharapkan konektivitas dan aksesibilitas di Sulawesi Utara akan semakin baik, membuka peluang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Turut mendampingi Presiden dalam peresmian tersebut adalah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Agus Harimurti Yudhoyono, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, dan Pj. Bupati Bolaang Mongondow Limi Mokodompit.

Secara terpisah, warga Bolaang Mongondow merasa gembira atas pelaksanaan IJD di daerahnya.

Muhammad Rizal, seorang warga, mengungkapkan kepuasannya terhadap peningkatan yang signifikan pada kondisi jalan.

"Sebelumnya, jalan di sini penuh dengan lubang dan batu. Sulit bagi kendaraan untuk melintas. Namun, sekarang, setelah Presiden Jokowi turun tangan, kondisi jalan telah membaik drastis, dan mobilisasi menjadi lebih cepat dan mudah," kata Rizal.

Menurut Rizal, perjalanan yang dulu memakan waktu hingga 5-6 jam kini dapat ditempuh dalam satu jam atau kurang setelah jalan diperbaiki.

Warga lain Pepi juga mengaku merasakan manfaat perbaikan jalan.

"Dulu kondisi jalan sangat buruk, penuh lubang dan sangat menakutkan. Sekarang sudah bagus, mantap. Jalannya sudah licin, aman, enggak menakutkan lagi. Alhamdulillah Bapak Presiden datang ke sini," ucap Pepi.

Rizal dan Pepi mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas perhatian dan dukungannya terhadap pembangunan infrastruktur di Sulawesi Utara. Mereka berharap perbaikan ini akan terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang lebih luas.