Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mengumumkan nama sebanyak 10 calon Direktur Jenderal Pemasyarakatan (PAS).

"Panitia seleksi Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham mengumumkan hasil seleksi tes tertulis kandidat Dirjen Pemasyarakatan dan menetapkan 10 kandidat yang dinyatakan lulus tes tertulis," kata Wakil Menteri Hukum dan HAM sekaligus ketua pansel Denny Indrayana dalam pernyataan tertulis yang diterima Kamis, Jakarta.

Ia menjelaskan 10 kandidat tersebut berhak mengikuti tahapan tes "profile assessment".

Ke-10 nama kandidat tersebut yaitu pertama Adrianus E. Meliala (anggota Kompolnas dan Guru Besar Kriminologi FISIP Universitas Indonesia); kedua F. Haru Tamtomo (Kepala Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan); ketiga Gunarso (Inspektur Wilayah I Kemenkumham); keempat Handoyo Sudradjat (Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat KPK).

Selanjutnya, kelima I Wayan Sukerta (Kepala Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara), keenam Ma`mun (Kepala Kanwil Kemenkumham Kalimantan Selatan); ketujuh Mohammad Ghazalie (Staf Ahli Bidang Hukum Dewan Ketahanan Nasional); kedelapan Rusdianto (Kepala Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta); kesembilan Yon Suharyono (Kepala Kanwil Kemenkumham Bengkulu); dan terakhir Y. Ambeg Paramarta (Kepala BPSDM Kemenkumham).

"Pada Jumat (20/9) dan Sabtu (21/9) ini ke-10 kandidat akan menjalani tes oleh konsultan independen dan kami mengharapkan masukan masyarakat kepada tim pansel mengenai rekam jejak para kandidat," kata Denny.

Masyarakat yang ingin menyampakan informasi dapat mengirimkan pesan singkat ke nomor 081392003339 atau melalui surat elektroni di pansel.dirjenpas@kemenkumham.go.id.

"Dalam setiap proses seleksi semacam ini, selalu ada saja jebakan penipuan yang dilakukan, jangan percaya dan laporkan saja," tambah Denny.

Sebelumnya sudah ada 17 nama calon yang lolos seleksi administrasi.

(D017/A035)