Simpang Empat (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mendistribusikan logistik pemilu ke empat kecamatan menggunakan truk dengan pengawalan pihak kepolisian, Minggu.



"Hari ini distribusi logistik keKecamatan Luhak Nan Duo, Kecamatan Lembah Melintang, Kecamatan Gunung Tuleh, dan Kecamatan Talamau," kata Ketua KPU Kabupatem Pasaman Barat Alfi Syahrin di Simpang Empat, Minggu.



Distribusi logistik pemilu ini, kata dia, sejak Sabtu (10/2) dengan mendahulukan kecamatan terjauh.



Ia mencontohkan di Kecamatan Talamau ada namanya daerah Tombang yang merupakan daerah terpencil yang kesulitan akses menuju lokasi itu.



Begitu pula di beberapa lokasi Kecamatan Gunung Tuleh seperti daerah Guo. Menuju lokasi itu, KPU menyiapkan kendaraan sepeda motor trail untuk membawa logistik.



"Pada saat ini sedang berlangsung distribusi logistik dari kabupaten menuju kecamatan. Setelah itu, baru ke nagari/desa. Sehari menjelang pencoblosan, logistik pemilu sudah berada di tempat pemungutan suara (TPS)," katanya.



Pada hari Sabtu (10/2), distribusi logistik ke Kecamatan Sungai Beremas, Ranah Batahan, Koto Balingka, Sungai Aur, dan Sasak Ranah Pasisie. Dua kecamatan lainnya dijadwalkan pada hari Senin (12/2).



Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat Wanhar mengatakan bahwa pihaknya ikut mengawasi distribusi logistik hingga ke panitia pemungutan suara (PPS).



"Kami mengawasi secara melekat, mulai dari kabupaten sampai ke TPS. Kami berharap distribusi logistik tepat jadwal dan sampai 1 hari menjelang pemungutan suara. Seyogianya mendahulukan daerah jauh," katanya.

Baca juga: KPU Natuna: Logistik pemilu sudah tiba lima PPK terjauh
Baca juga: Hari ini KPU Situbondo distribusikan logistik pemilu ke kecamatan


Berdasarkan data KPU setempat, jumlah TPS di Pasaman Barat ada 1.286 dengan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 296.294 jiwa terdiri atas 147.599 laki-laki dan 148.655 perempuan. Mereka tersebar di 11 kecamatan dan 90 nagari/desa.

Untuk tingkat nasional daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024, sebagaimana data KPU RI, sebanyak 204.807.222 pemilih.

Sebelumnya, KPU RI mengumumkan peserta Pemilu 2024 sebanyak 18 partai politik nasional, yakni (sesuai dengan nomor urut) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Buruh, dan Partai Gelora Indonesia.

Berikutnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Hanura, Partai Garuda, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Ummat.

Selain itu, pemilu anggota legislatif (pileg) juga diikuti enam partai politik lokal, yakni Partai Nanggroe Aceh, Partai Generasi Atjeh Beusaboh Tha'at dan Taqwa, Partai Darul Aceh, Partai Aceh, Partai Adil Sejahtera Aceh, dan Partai Soliditas Independen Rakyat Aceh.

KPU RI juga telah menetapkan peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

Setelah masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, masa tenang pada tanggal 11—13 Februari. Selang sehari, 14 Februari 2024, pemungutan suara pileg, termasuk Pemilu Anggota DPD RI, bersamaan dengan Pilpres 2024.