Surabaya, 29/8 (Antara) - Ketua Tim Pemenangan Pasangan Cagub dan Cawagub Jatim Bambang-Said, Pramono Anung menyatakan mesin partai di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sudah berjalan maksimal meski hasil penghitungan cepat menempatkan Bambang-Said diurutan ketiga atau sekitar 12 persen.

"Sejak awal, survei menunjukkan pasangan kami dianggap `underdog` dengan perolehan suara 3,8 persen. Kalau hari ini didukung sekitar 12 persen walau penghitungan belum selesai, kami melihat mesin partai sudah berjalan maksimal," kata Pramono di kantor DPD PDIP Jatim di Surabaya, Kamis.

Menurut dia, perolehan dalam penghitungan cepat tersebut merupakan bukti ada kenaikan sekitar 300 persen dari hasil survei awal sekitar 3,8 persen menjadi 12 persen.

"Kalau kemudian belum memenangkan pertarungan berarti belum beruntung, mungkin partai menyiapkan untuk persiapan Pemilu Legislator mendatang," katanya.

Ia mengatakan bahwa dalam Pilkada Jatim kali ini yang berpengaruh paling dominan selain partai adalah tokoh. "Kalau dalam hal ini, sebenarnya adalah pertarungan tokoh," katanya.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya akan menunggu penghitungan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim sampai selesai. "Soliditas kita kuat, PDIP Jatim tetap solid," katanya.

Selain itu, Pramono menyatakan adanya sejumlah laporan pelanggaran menjelang pelaksanaan Pilkada Jatim masih perlu diverifikasi dan divalidasi untuk kebenarannya.

Ia mengatakan pelanggaran yang dimaksud adalah relawan Cagub Bambang-Said menemukan adanya beberapa orang yang melakukan gerakan dari pintu ke pintu (door to door) untuk mempengaruhi warga memilih pasangan tertentu.
(A052/Z003)