Banda Aceh (ANTARA) - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Aceh telah menyumbang sebanyak 42 ribu kantong darah melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh selama empat tahun terakhir.

"Donor darah ASN Pemerintah Aceh sudah berjalan selama empat tahun sejak Mei 2020. Total yang disumbangkan mencapai 42.369 kantong darah, ini masih terus berlanjut," kata Kabag Kesra Yandas Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Aceh, dr Rauyani, di Banda Aceh, Rabu.

Rauyani merincikan, capaian per tahun selama kegiatan donor darah ASN Pemerintah Aceh berlangsung yaitu pada 2020 sebanyak 6.556 kantong, 2021 naik menjadi 13.679 kantong, pada 2022 sekitar 13.527 kantong dan 2023 sebanyak 8.607 kantong.

Baca juga: Gubernur Aceh beri hadiah umrah untuk ASN donor darah sepuluh kali
Baca juga: Donor darah Pemerintah Aceh capai 26.871 kantong


Ia menjelaskan, awal 2024 ini, kegiatan donor darah itu kembali dimulai di lingkup Pemerintah Aceh. Jadwal pertama yang berdonor adalah para ASN yang berdinas di Sekretariat Daerah Aceh atau Kantor Gubernur Aceh.

Kegiatan awal tahun itu dimulai pada 8 dan 9 Januari 2024. Sebanyak 191 ASN mendonorkan darahnya. Bahkan diantara mereka, dua pejabat utama di Pemerintah Aceh juga ikut mendonor yaitu Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Sekda Aceh, Azwardi dan Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar.

"Biasanya awal tahun hanya 80 orang pendonor, ini dua kali lipat, artinya antusias berdonor ASN makin tinggi, " ujarnya.

Rauyani menjelaskan, donor darah memberikan manfaat untuk pendonor sendiri, dimana dapat menstimulasi pembentukan sel darah merah yang baru, mengurangi resiko penyakit, menyehatkan tubuh dan menjadi lebih segar.

"Sedangkan untuk penerima manfaat dapat membantu dan menolong masyarakat yang membutuhkan darah, terutama penderita penyakit thalasemia dan pasien-pasien lain yang membutuhkan," demikian dr Rauyani.

Baca juga: ASN Aceh lakukan donor darah
Baca juga: Ratusan ASN Jaksel antusias peringati Hari Donor Darah Sedunia
Baca juga: ASN Pemprov Gorontalo segera diwajibkan donor darah