Jakarta (ANTARA) - Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember menggelar kompetisi penulisan artikel ilmiah yang menjadi peta jalan peningkatan mutu jurnal di lingkungan Fakultas Syariah.

"Call for submission yang dikemas dalam bentuk kompetisi penulisan artikel ilmiah ini dimaksudkan sebagai penjaringan artikel berkualitas dari pengkaji bidang studi hukum dan hukum Islam untuk selanjutnya diterbitkan pada jurnal IJLIL," ujar Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Wildani Hefni dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Wildan mengatakan UIN KHAS Jember tengah memetakan potensi jurnal di lingkungan Fakultas Syariah yang diproyeksikan menuju jurnal ilmiah bereputasi internasional terindeks Scopus dan ada yang disiapkan untuk terakreditasi nasional.

Fakultas Syariah menargetkan salah satu jurnalnya dapat menjadi jurnal ilmiah bereputasi internasional. Jurnal yang disiapkan adalah Indonesian Journal of Law and Islamic Law (IJLIL). Saat ini, jurnal IJLIL telah terakreditasi Sinta 5.

Menurut dia, akselerasi peningkatan mutu jurnal di lingkungan Fakultas Syariah menjadi salah satu garapan utama. Karena itu, beberapa langkah dijalankan sesuai dengan peta jalan pengembangan yang telah dirancang.

Baca juga: Vokasi UI beri pelatihan penulisan artikel ilmiah bagi guru

Baca juga: Ditjen Diktiristek luncurkan insentif peningkatan artikel ilmiah

Baca juga: Artikel ilmiah dosen Unhas terima penghargaan internasional


Dikatakan Wildan, para pemenang lomba penulisan artikel ini akan mendapatkan penghargaan sebesar 100 dolar Australia dan akan diterbitkan pada jurnal IJLIL.

Kompetisi perdana untuk penulisan artikel jurnal ilmiah IJLIL ini terbuka untuk umum dengan lingkup kajian pada studi interdisipliner hukum dan hukum Islam, dengan fokus pada isu-isu hak asasi manusia.

"Artikel disubmit secara online melalui alamat https://ijlil.uinkhas.ac.id/index.php/ijl, paling lambat 10 Mei 2024. Setiap artikel terdiri atas 6.000–7.500 kata dengan mengadopsi format penulisan artikel jurnal IJLIL," kata Wildani.

Sementara itu, Rektor UIN KHAS Jember Hepni Zain mengungkapkan bahwa pihaknya mendorong percepatan jurnal-jurnal di lingkungan UIN KHAS Jember agar dapat terakreditasi nasional dan bereputasi internasional.

"Kami sedang melakukan pemetaan jurnal di lingkungan UIN KHAS Jember untuk melihat jurnal mana saja yang harus didorong akreditasinya, pada level berapa, lalu tahun berapa targetnya dan apa langkah kongkretnya," kata dia.

Baca juga: IPB peringkat pertama dunia untuk artikel ilmiah penelitian sawit

Baca juga: Pemprov Bali gaungkan penulisan artikel ilmiah berbahasa Bali