Jakarta (ANTARA) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan penghargaan dari CNBC Indonesia sebagai Best Leader for State-Owned Enterprises (SOE) Transformation menjadi bentuk apresiasi terhadap seluruh insan BUMN dan motivasi bagi dirinya untuk meningkatkan perekonomian Indonesia.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran CNBC. Upaya transformasi ini tentu memerlukan dukungan dari semua pihak," ujar Erick saat menerima penghargaan dalam CNBC Indonesia Award 2023 bertajuk "Menjaga Optimisme di Tengah Ketidakpastian” di Jakarta, Rabu (13/12/2023) malam, sebagaimana keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis.

Erick mengatakan saat ini pihaknya sedang mematangkan upaya BUMN dalam memperkuat industri ekonomi digital dan pariwisata.

Di langkah awal, kata Erick, dirinya telah mengubah fokus atau refocusing bisnis antara Telkom yang fokus pada pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan Telkomsel yang berfokus pada B to C atau business to consumer.

Erick menyebut dua sektor ini punya potensi besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.

Dia juga mengajak Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi untuk bersinergi dalam mengoptimalkan potensi ekonomi digital.

"Model bisnis ekonomi digital harus kita konsolidasikan karena potensi R4.500 triliun jangan sampai hilang," kata Erick.

Menurut Erick, Indonesia juga harus mampu mengoptimalkan sektor pariwisata. Erick menyampaikan banyak negara seperti Uni Emirat Arab, Qatar, bahkan Arab Saudi yang mulai beralih dari sumber daya alam ke pasar pariwisata.

"PDB kita Rp19.700 triliun masih didominasi pertambangan sebesar Rp2.304 triliun, pariwisata baru Rp701 triliun. Bayangkan kalau (pariwisata) bisa jadi nomor duanya, Rp2.000 triliun, saya yakin pertumbuhan ekonomi kita dengan pertumbuhan pariwisata dan ekonomi digital bisa 6,5 persen," kata Erick.

Erick menjelaskan transformasi BUMN tidak mungkin dapat terjadi tanpa didukung pembangunan talenta terbaik dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan model bisnis yang baru.

Dalam meningkatkan kualitas talenta BUMN, Erick mengatakan telah mendorong berbagai langkah, antara lain memperbaiki talent pool BUMN, memberikan kesempatan kepada pemimpin yang tepat di posisi yang tepat, meningkatkan jumlah kepemimpinan perempuan yang saat ini telah mencapai 20, 88 persen dan akan terus ditingkatkan hingga mencapai target 25 persen, meningkatkan kepemimpinan muda di BUMN yang telah mencapai target 10 persen, serta membangun nilai inti (core value) AKHLAK.

"Kami juga mendorong adaptasi bisnis model dalam perubahan seperti membangun ekosistem ultramikro, energi terbarukan, keuangan syariah, dan lainnya serta terus mendorong pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi biru pada Peta Biru Kementerian BUMN 2024-2034," ujar Erick.

Baca juga: Erick Thohir ungkap pengelolaan dan pelestarian mangrove RI di COP28
Baca juga: Erick Thohir sebut tidak akan berhenti berantas korupsi di BUMN
Baca juga: Erick: perlu sinergi wujudkan Indonesia jadi negara maritim kuat