Taipei (ANTARA News) - Veteran penyanyi Hongkong Sandy Lam merebut penghargaan tertinggi di Golden Melody Awards untuk musik Mandarin terbaik Asia di Taipei pada Sabtu.

Lam, yang absen dari upacara di Taipei Arena, dinobatkan sebagai wanita penyanyi terbaik untuk album bertema lingkungan hidup berjudul "Gaia", nama dewi bumi dalam mitologi Yunani.

"Saya ingin berterima kasih kepada dewan juri ... semua guru saya dan setiap musisi tunggal yang saya temui. Saya telah belajar banyak dari mereka," kata Lam dalam pernyataan yang dibacakan oleh produser album Chang Shilei, yang menerima penghargaan atas namanya.

Penyanyi 47 tahun itu mematahkan diva pop Taiwan Jolin Tsai dan rekannya dari Hongkong Ellen Joyce Loo dan Gloria Tang untuk memenangkan Golden Melody pertamanya untuk gelar penyanyi terbaik.

Album Lam mendominasi ketat untuk memperebutkan hadiah dengan enam nominasi dan mendapatkan penghargaan album terbaik, produser terbaik dan penata musik terbaik.

Rocker Taiwan Jam Hsiao, yang menjadi terkenal setelah menghadiri pertunjukan bakat lokal, mengalahkan saingan kuatnya - pangeran pop Taiwan Jay Chou dan penyanyi Hongkong Khalil Fong - untuk menjadi penyanyi pria terbaik buat albumnya `It`s All About Love`.

Dalam puncak upacara, Hsiao menerima penghargaan dari bintang penyanyi Jay Chou dan Jolin Tsai, mantan salah satu pasangan selebriti papan atas pulau itu, yang dijuluki `Double J` oleh media.

"Saya sangat gembira. Aku merasa begitu keder. Saya ingin berterima kasih kepada semua teman saya yang selalu mendukung saya," kata Hsiao terlihat gugup dalam kerumunan yang bersorak.

Tsai, yang memiliki empat nominasi, melaju dengan penghargaan lagu tahun itu untuk `The Great Artist` dari hit album musik tarinya `MUSE`.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua fans yang mendukung lagu tersebut. Aku tidak berharap untuk menjadi lagu ini populer," katanya.

Penyanyi, penulis lagu dan komposer dari Taiwan, China dan Hong Kong berkompetisi di lebih dari 20 kategori pada edisi penghargaan ke-24, demikian AFP.
(H-AK)