Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Pihak Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang mendata identitas korban kecelakaan penumpang kendaraan mikrobus Isuzu Elf dengan nomor polisi N-7646-T tertabrak KA Probowangi di Desa Ranupakis, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (19/11) malam.

"Ada 11 korban meninggal dan empat orang mengalami luka berat akibat kejadian kecelakaan tersebut," kata Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang AKBP Agus Gede Made Artha dalam keterangan tertulis yang diterima di Lumajang, Senin dini hari.

Menurutnya korban meninggal dunia yang berada di Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD dr..Haryoto Lumajang yakni:
1. Tn. Riyono / Babatan, Surabaya
2. Ny. Yelis agustiana / Dukuh Pakis, Surabaya
3. Tn. Gatot hari cahyono / Gubeng, Surabaya
4. Tn. Nur Muhamad/ Karang Pilang, Surabaya
5. Ny. Sunarti / Pakis, Surabaya
6. Ny. Sri Rahayu/ Simom Mulyo Baru, Surabaya
7. Tn. Edi Sugianto/ 57 Thn/ Pakis Gunung Sawahan, Surabaya
8. Ny. Titik ristianti/ 55 Thn/ Putat Jaya C Timur, Surabaya
9. Tn. Suyono / 55 Thn/ Tandes, Surabaya
10. Belum teridentifikasi
11. Belum teridentifikasi

Sementara data korban yang mengalami luka berat mendapat perawatan di RSUD dr. Haryoto Lumajang yakni:
1. Tn. Warsito / 60 Thn / Banyu Urip Wetan, Sawahan, Surabaya
2. Tn. Bayu Trinanto /58 Thn/ Kembang Kuning Kulon Sawahan, Surabaya.
3. Ny. Ardhika / 57 Thn/ Perumahan Grand Hasanah, Surabaya
4. Cucu dari Ny. Sri Rahayu / -/+ 8 Thn/ Simo Mulyo Baru, Surabaya.

Baca juga: 11 orang meninggal akibat elf tertabrak KA Probowangi di Lumajang

Baca juga: Korban wafat tertabrak KA Probowangi dibawa ke RSUD dr. Haryoto


"Petugas sudah mendatangi dan olah tempat kejadian perkara, kemudian mengevakuasi korban hidup, dan mengidentifikasi korban meninggal. Seluruh korban berada di RSUD dr. Haryoto Lumajang," tuturnya.

Ia menjelaskan kronologis kecelakaan itu semula kendaraan minibus Isuzu Elf Nopol. N-7646-T berjalan dari arah selatan ke utara, melintasi lintasan kereta api tanpa palang pintu, dan bersamaan ada KA Probowangi relasi Ketapang Banyuwangi--Surabaya yang berjalan dari arah timur ke barat, sehingga terjadi benturan pada Minggu (19/11) pukul 19.53 WIB.