Nusa Dua (ANTARA News) - Pemimpin grup media Jawa Pos Dahlan Iskan mengatakan media harus punya keinginan kuat untuk memperbaiki birokrasi Indonesia yang selama ini dianggap lama dan tidak efektif.

"Saya baru saja melihat pembangunan jalan tol di Bali. Ternyata untuk jalan tol sepanjang 12 kilometer bisa dibangun dalam waktu cepat 12 bulan," kata Dahlan Iskan di Nusa Dua, Bali, Kamis.

Dahlan Iskan menjadi salah satu pembicara dalam sesi pertama Pertemuan Puncak Pemimpin Redaksi se-Indonesia. Sesi yang dipandu Pemimpin Redaksi LKBN Antara Akhmad Kusaeni itu bertema "Membangun Kelompok Media Sebagai Pendorong Perekonomian".

Dahlan mengatakan pembangunan jalan tol di Bali bisa menjadi contoh pembangunan di daerah lain yang selama ini identik dengan birokrasi yang lama dan tak efektif. Ia mencontohkan tol di Surabaya sepanjang 12 kilometer dibangun dalam waktu 12 tahun.

"Pembangunan tol di Bali menunjukkan, kalau ada kemauan pasti bisa kita lakukan. Media harus punya keinginan untuk memperbaiki birokrasi kita," tuturnya.

Dahlan mengatakan 130 juta penduduk Indonesia saat ini sudah tidak lagi miskin dan mereka berpikir untuk terus maju. Menurut dia, kelompok masyarakat itu berkarakter ingin lebih cepat, independen dan vokal serta tak mau lagi diajak hidup menderita.

"Ciri khas itu yang harus dikelola, mau diapakan. Keinginan untuk lebih cepat dalam segala hal itu bertentangan dengan birokrasi kita yang lama dan tidak efektif," katanya.

Dalam diskusi panel itu, selain Dahlan Iskan, pembicara lain adalah CEO Kompas Gramedia Grup Agung Adiprasetyo, salah satu pendiri Tempo Fikri Jufri, Direktur Utama Metro TV Surya Paloh dan Direktur Utama SCTV Sukamto Hartono.

(D018/S004)