Jakarta (ANTARA New) - Pameran Real Estat Indonesia (REI) Expo 2013 menawarkan lebih dari 200 lokasi proyek properti strategis yang tersebar mulai dari wilayah Jabodetabek hingga luar pulau Jawa.

"Tingkat pendapatan di luar Jawa sangat meningkat sehingga kami juga mengantisipasinya," kata Ketua Umum REI, Setyo Maharso dalam pembukaan REI Expo 2013 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu.

Menurut Setyo, partisipasi dan sinergi para pengembang peserta REI Expo 2013 merupakan aktualisasi dari tekad REI untuk mendorong pemenuhan kebutuhan rumah.

Ia juga menuturkan, pemenuhan yang didorong REI tersebut adalah untuk semua lapisan masyarakat yang membutuhkan baik rumah hunian maupun niaga.

Hal itu, ujar dia, juga dinilai selaras dengan komitmen bersama seluruh anggota REI dalam mewujudkan "rumah untuk semua".

"Penyelenggaraan pameran ini secara konsisten dari tahun ke tahun senantiasa mendapatkan respon positif dari masyarakat karena investasi properti lebih aman dan menguntungkan dari pilihan investasi lainnya," katanya.

Setyo juga mengatakan, investasi properti juga terbukti menjadi salah satu urat nadi perekonomian nasional yang menggerakkan berbagai industri dari hulu ke hilir yang terkait, mulai dari material bangunan hingga transportasi dan peralatan rumah tangga.

REI Expo 2013 juga dinilai merupakan bentuk kontribusi para pengembang properti terhadap perkembangan ekonomi nasional.

"Hal ini tercermin antara lain dari tingginya kapitalisasi penjualan sektor properti semester pertama tahun lalu yang mencapai Rp222,1 triliun."

Ia mengutarakan harapannya agar kegiatan pameran besar seperti REI Expo 2013 juga mendorong peningkatan kapitalisasi penjualan properti saat ini dan masa mendatang.

Peningkatan pemenuhan kebutuhan properti, ujar dia, juga didorong oleh sektor perbankan yang menyediakan aneka ragam kredit pemilikan properti termasuk KPR dan KPA.

"Masyarakat luas diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya agar dapat menentukan pilihan tipe dan lokasi properti sesuai kebutuhan," katanya. (M040/S004)