Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya untuk menginformasikan lebih awal rencana rekayasa lalu lintas saat pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN di Jakarta agar tidak berdampak bagi masyarakat.

Permintaan itu disampaikan Kapolri saat meninjau Posko Command Center Polri pengamanan KTT ke-43 ASEAN di Gedung Promotor Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu.

"Tadi juga dibahas soal rencana rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan pada hari ini mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) DivHumas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan.

Baca juga: Sejumlah tokoh hadiri Gala Dinner KTT Ke-43 ASEAN

Baca juga: Polri amankan KTT Ke-43 ASEAN Jakarta lewat udara


Jenderal bintang satu itu mengatakan dalam kegiatan itu Kapolri juga menyampaikan terkait rekayasa pengalihan arus diprediksi akan menimbulkan kepadatan. Jalur-jalur yang akan ditutup agar diinformasikan lebih awal ke masyarakat terutama memberikan informasi jalur alternatif.

"Kami akan menempatkan anggota di jalur-jalur itu untuk membantu mengarahkan masyarakat ke jalur-jalur alternatif dan memberikan layanan informasi," kata Ramadhan mengulang perkataan Kapolri.

Ramadhan mengatakan informasi lebih awal itu penting bagi masyarakat agar paham betul situasi dan kondisi lalu lintas Jakarta selama berlangsungnya KTT ke-43 ASEAN 5-7 September.

“Apabila sosialisasi dan bantuan petugas di lapangan kurang maka akan dilakukan penebalan dan diinformasikan secara berulang,” katanya melanjutkan.

Untuk itu, kata Ramadhan, Kapolri meminta penyampaian komunikasi kepada masyarakat terkait rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus agar disampaikan berulang-ulang.

"Sampaikan informasi tersebut melalui media massa dan media sosial. Karena masyarakat (harus) dapat akses informasi, maka penyampaian informasi melalui semua kanal media adalah hal yang menjadi penting," ujar Ramadhan.

Tak hanya itu, lanjut Ramadhan, Kapolri juga membahas terkait rencana pengamanan gala dinner yang akan diadakan di Senayan, Jakarta Selatan.

"Kapolri menegaskan, karena ini menyangkut kegiatan masyarakat, kita harus memastikan bahwa kegiatan gala dinner ini berjalan dengan aman dan kondusif," ujarnya.

"Intinya, Pak Kapolri berpesan yang terpenting adalah keberadaan personel Polri di tengah-tengah masyarakat dan berkoordinasi dengan rekan-rekan TNI serta seluruh stakeholder di lapangan," tambah Ramadhan.