Abidzar menjadi korban penyiraman air keras oleh pelajar lainnya saat berkendara di Pisangan Lama III, Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim), Selasa (8/8).
Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur Ipda Sri Yatmini ketika dikonfirmasi di Jakarta, Minggu, mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengakui melakukan penyiraman air keras kepada Abidzar.
Untuk motif penyiraman, kata dia, karena pelaku mengenal korban dan ada dendam antarsekolah.
Baca juga: Polisi buru pelaku penyiraman air keras ke pelajar di Pulogadung
Kepolisian sudah koordinasi dengan kepala sekolah (kepsek) tempatnya sekolah. "Kepsek juga berjanji akan menghadirkan anak tersebut," katanya.
Abidzar menjadi korban penyiraman air keras yang diduga dilakukan kelompok pelajar dari sekolah lain di Jalan Pisangan Lama III pada Selasa (8/8) sekira pukul 15.30 WIB.
Baca juga: Keluarga korban penyiraman air keras minta pelaku ditangkap
Tidak terjadi cekcok di antara kedua kelompok. Namun seorang pelaku tiba-tiba menyiram air keras yang sudah disiapkan menggunakan wadah botol ke wajah Abidzar.
Setelah kejadian, kelompok pelaku memacu sepeda motor mereka melarikan diri. Sedangkan korban hanya dapat menahan sakit dengan memegangi bagian wajah karena kulitnya melepuh.