Balikpapan (ANTARA) — 20 milenial PT Pegadaian bersama 125 milenial BUMN lain melakukan gerakan bersih-bersih sampah di sekitar Pantai Melawai, Balikpapan, Kalimantan Timur, didampingi oleh Startup Plustik.


Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan, menteri BUMN Erick Thohir mendorong BUMN menjadi motor penggerak terhadap pengolahan sampah agar bisa jadi manfaat ekonomi untuk masyarakat.




“Mulai sekarang sampah sampah rumah tangga jangan dibuang, lebih baik dikumpulkan dan dikirim ke bank sampah binaan Pegadaian untuk diinvestasikan jadi tabungan emas,” ujar Arya.



Dalam kesempatan yang sama Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Balikpapan, Julianto juga menyampaikan bahwa saat ini Pegadaian sudah membina 75 bank sampah di Indonesia dengan total sebanyak 9000 nasabah sudah punya rekening tabungan emas.



“Semua nasabah bank sampah pasti punya rekening tabungan emas, nasabah baru bank sampah pun akan dibukakan tabungan emas oleh Pegadaian” jelas Julianto.



Hasil daur ulang sampah yang berhasil dikumpulkan oleh masyarakat, milenial BUMN bersama Startup Plustik, nantinya akan diolah menjadi barang berdaya guna seperti paving block, tas belanja pengganti tas plastik sampai phone holder yang juga ditampilkan dalam kegiatan tersebut.




Kegiatan BUMN Environmental Movement Balikpapan kali ini merupakan kegiatan yang ke-4 didukung oleh BUMN Pegadaian dan juga Pertamina. Sebelumnya sudah pernah diadakan juga di kota Labuan Bajo, Solo dan Palembang. Selanjutnya setelah Balikpapan harapannya kegiatan ini terus berlanjut digelar di kota-kota lainnya di Indonesia.