Sidoarjo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur terus mengebut pembangunan jalan layang di Krian dan Tarik sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian di kabupaten setempat.

Bupati Sidoarjo dalam keterangan pers di Sidoarjo, Minggu mengatakan kedua proyek tersebut akan selesai pada akhir tahun 2023.

"Sejauh ini progres konstruksi jalan layang Krian sudah mencapai 77 persen. Sedangkan progres konstruksi jalan layang Tarik mencapai 61 persen," ucapnya.

Ia mengatakan, masih cukup waktu untuk menyelesaikan kedua proyek tersebut sampai dengan akhir tahun 2023.

"Apalagi hanya tinggal mengejar 23 persen di Krian, dan 39 persen lagi di Tarik. Sehingga, kemacetan di perlintasan sebidang kereta api di Krian dan Tarik ini akan dapat terurai," ucapnya.

Baca juga: Pembangunan jalan layang Krian Sidoarjo tahap pemasangan tiang pancang
Baca juga: Pemkab Sidoarjo optimistis Jalan Layang Aloha selesai tepat waktu


Pembangunan jalan layang tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dengan Kementerian Perhubungan Ditjen Perkeretaapian serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sidoarjo Bachruni Aryawan mengatakan progres cepat ini merupakan hasil dari kerjasama dan koordinasi dengan Ditjen Perkeretaapian untuk pembangunan kedua proyek jalan layang tersebut.

"Kami terus memantau agar proyek jalan layang Krian dan Tarik ini selesai sesuai target. Sejauh ini kedua proyek menunjukkan progres yang memuaskan," tuturnya.

Selain pembangunan jalan layang di kedua lokasi tersebut, di Kabupaten Sidoarjo juga terdapat pembangunan jalan layang Aloha yang juga merupakan titik vital kemacetan lalu lintas.

Jalan layang yang membagi jalan utama di Sidoarjo-Surabaya tersebut juga menjadi salah satu akses untuk menuju ke Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Baca juga: Bupati Sidoarjo temui KASAL bahas hibah lahan jalan layang Aloha
Baca juga: PUPR: "Flyover" Purwosari dukung kereta semicepat Jakarta-Surabaya
Baca juga: Pelindo III bangun jalan layang hubungkan tol-terminal di Surabaya