Pontianak (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat berupaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat dengan memadukan Program Desa Wisata dan Program Desaku Cakap Keuangan di Kota Singkawang.

"Program Desaku Cakap Keuangan di Desa Wisata Batu Belimbing di wilayah Kelurahan Nyarumkop Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang merupakan perpaduan antara pengembangan wisata dengan edukasi keuangan," ujar Kepala OJK Kalbar, Maulana Yasin di Pontianak, Kalbar, Sabtu.

Ia menjelaskan Program Desaku Cakap Keuangan merupakan program OJK untuk meningkatkan pemahaman masyarakat desa terhadap lembaga, produk maupun layanan jasa keuangan konvensional dan syariah melalui pembekalan kepada perangkat desa dan edukasi oleh perangkat desa untuk kemudian diteruskan kepada masyarakat.

"Program ini meningkatkan pemahaman terkait lembaga, produk dan layanan jasa keuangan di antaranya perbankan, lembaga pembiayaan, gadai dan perasuransian. Terpenting juga meningkatkan pemahaman terkait investasi dan pinjaman 'online'," jelas dia.

Berdasarkan hasil survei nasional 2022, indeks literasi keuangan di Provinsi Kalbar 51,95 persen atau masih di atas nasional yang hanya 49,68 persen. Sedangkan untuk inklusi keuangan di Kalbar sebesar 84,10 persen dan masih di bawah nasional yang angkanya 85,10 persen.

Baca juga: OJK: Penyaluran kredit perbankan di Bali capai Rp100,32 triliun

Baca juga: OJK sebut media massa sarana efektif edukasi jasa keuangan


"Pemerintah Indonesia menargetkan inklusi keuangan sebesar 90 persen pada 2024. Sedangkan untuk inklusi nasional 85,10 persen. Pemerintah Indonesia juga menargetkan indeks literasi 50 persen dan inklusi keuangan sebesar 90 persen pada 2024. Untuk target tersebut tidak bisa dilakukan hanya oleh OJK sendiri atau industri jasa keuangan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi, sinergi kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan," papar dia.

Sementara itu Desa Wisata Batu Belimbing berada di Jalan Raya Singkawang – Bengkayang dengan jarak sekitar 10 km dari pusat Kota Singkawang atau hanya butuh waktu tempuh sekitar 20-30 menit perjalanan.

Objek wisata yang dikelola Pokdarwis dan didukung pemerintah setempat merupakan wilayah perbukitan dengan hamparan perkebunan dan hutan yang masih alami, asri dan indah menjadi ikon pariwisata panorama alam di Kelurahan Nyarumkop Kecamatan Singkawang Timur.

Baca juga: OJK turun ke desa dongkrak literasi via Program Desaku Cakap Keuangan

Baca juga: OJK terima 10 ribu pengaduan terkait jasa keuangan sampai Juni 2023