Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perhubungan menggandeng Whitesky Group untuk dapat menyerap lulusan sekolah vokasi sekaligus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia transportasi udara yang berada di bawah Kemenhub.

Kerja sama ini yang ditandatangani di sela-sela Heli Expo Asia (Hexia) ini dilakukan antara Whitesky Group dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara (PPSDMPU), Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) dan Bandara Internasional Kalimarau Berau, Kalimantan Timur.

"Sebagai pelaku industri pihaknya sangat membutuhkan SDM yang akan mendukung kegiatan usahanya. Saat ini Whitesky Group merupakan salah satu operator helikopter terbesar di Tanah Air yaitu Heli City," kata CEO and Founder Whitesky Group, Denon Prawiraatmadja dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Diharapkan dengan adanya kerja sama ini, kita dari industri, dapat bersinergi dengan dunia pendidikan terutama perguruan tinggi transportasi yang berada di bawah pengelolaan Kemenhub.

Ia juga menambahkan pihaknya siap berbagi ilmu kepada para lulusan sekolah transportasi, sehingga mereka dapat meningkatkan kemampuan dan pengalaman untuk bisa diterapkan saat bekerja nantinya.

Tidak hanya sebagai operator helikopter, kata Denon, Whitesky Group juga mengelola heliport yaitu Cengkareng Heliport (CHP) yang berada di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. Pengunaan heliport ini juga sebagai pendukung aksesibilitas bagi masyarakat yang ingin ke bandara atau ke pusat kota di Jabotabek.

Untuk mengembangkan usaha, perusahaan juga berencana akan membangun Heliport di Bandara Internasional Kalimarau Berau, Kalimantan Timur. Dengan makin bertambah jaringan ini, kami membutuhkan sumber daya manusia yang lebih banyak lagi. Karenanya kami harapkan kerja sama dapat mendukung kegiatan bisnis Whitesky Group,” katanya.

Direktur Marketing dan Pengembangan Bisnis PT Whitesky Aviation, Ari Nurwanda menjelaskan bahwa kerja sama yang dilakukan dengan beberapa institusi memiliki tujuan agar link and match antara dunia usaha dan usaha industri yang saling menguntungkan.

“Kepada PPSDMPU kami bekerja sama dalam rangka mendukung sumber daya manusia di penerbangan khususnya helikopter, dengan menyerap tenaga kerja, membantu pilot untuk terserap di bidangnya setelah lulus dari sekolah penerbangan, dan membantu pilot untuk menambah jam terbang yang akan berpengaruh terhadap jenjang karir pilot di masa depan,” katanya.

Sedangkan kerja sama dengan BBKFP, kata Ari, dalam rangka kerjasama dukungan personil instruktur, pilot, dan teknisi. Selain itu kerja sama untuk menambahkan jam terbang juga untuk type rating. Sedangkan kerja sama dengan Bandara Internasional Kalimarau Berau adalah untuk pembangunan heliport di area sisi airport, mengembangkan daerah Berau, mengembangkan infrastruktur airport.