Surabaya (ANTARA News) - Ratusan remaja menari bersama untuk mengampanyekan penolakan kekerasan terhadap perempuan dalam gerakan "One Billion Rising" atau "Satu Miliar Bangkit" di Taman Bungkul Surabaya, Rabu.

"Ini merupakan kampanye internasional oleh perempuan dan bagi perempuan yang menyuarakan harapan satu miliar perempuan yang harus mengalami kekerasan atau pemerkosaan dalam hidupnya," kata Ketua Gerakan One Billion Rising Surabaya, Meilinda.

Gerakan menari bersama itu tidak hanya dilakukan di Surabaya, tapi juga di beberapa kota di Indonesia dan 201 negara yang menyatakan bergabung dalam kampanye penolakan kekerasan terhadap perempuan.

"Tarian ini juga untuk menyuarakan harapan bagi perempuan-perempuan yang mengalami kekerasan, menguatkan sesama perempuan untuk tidak takut dan mampu menghargai dirinya," kata Meilinda.

Dia mengutip data Komnas Perempuan yang menunjukkan jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan di Jawa Timur pada 2011 mencapai 24.555 kasus, tertinggi kedua di Indonesia setelah Jawa Tengah dengan 25.628 kasus.

Meilinda mengatakan, kekerasan yang dialami perempuan meliputi kekerasan kejiwaan, kekerasan ekonomi, kekerasan fisik, dan kekerasan seksual.

"Komnas juga mencatat ada 289 kasus trafficking perempuan, 105 kekerasan oleh pekerja migran, dan 43 kasus kekerasan di tempat kerja," paparnya.

(ANT)