Jakarta (ANTARA News) - Menteri BUMN Dahlan Iskan Jumat pagi meninjau beton fondasi saluran kabel tegangan tinggi (SKTT) Cawang-Setiabudi, lokasinya di bawah jembatan layang Kalibata, Jakarta Selatan. Beton SKTT itu rusak karena terjangan banjir.

"Dahlan tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB, langsung turun melihat dari dekat beton ambrol yang kini menyumbat aliran air di Kali Ciliwung yang berada persis di bawah jalan layang tersebut. Dahlan juga memastikan bahwa SKTT selamat dan berfungsi normal," kata Kepala Bagian Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi, ketika dihubungi, Jumat.

Pada pekan lalu Jumat (18/1), banjir besar melanda Jakarta yang membuat fondasi SKTT Cawang-Setiabudi tergerus air. Akibatnya PLN terpaksa memadamkan sirkit gardu induk (GI) Setiabudi yang melayani kawasan Sudirman, Rasuna Said, Kuningan, Menteng Dalam, Casablanca, Setiabudi, Dr. Satrio, Taman Rasuna dan Proklamasi.

Sementara itu, GI Dukuh Atas melayani daerah Rasuna Said, Waduk Setiabudi, Tosari, Setiabudi Raya, Menteng Atas, Casablanca Raya, dan Pasar Rumput.

Namun, pada Sabtu, (19/1) pagi dan SKTT Cawang-Setiabudi sudah berhasil dinormalkan dengan menggunakan tiga crane emergency.

"Kabel-kabel PLN yang ada dekat retuntuhan beton sudah diselamatkan dengan cara digantung di crane darurat," kata Dahlan.

Masalahnya, beton yang runtuh tersebut masih belum diangkat sehingga menyumbat aliran air dan sampah yang menumpuk di bawahnya.

"Tolong beton itu diangkat hari ini juga, disingkirkan agar warga tidak terendam lagi kalau ada hujan lebat," tegas Dahlan.

Untuk itu, dia pun langsung menghubungi Direktur Utama PLN Nur Pamudji untuk memastikan beton tersebut diangkat dan kabel SKKT Cawang-Setiabudi sudah aman.

Pada kesempatan itu, Dahlan juga mendatangi dan berdialog dengan warga korban banjir yang tinggal di sekitar bantaran kali Ciliwung tersebut.

(R017/D007)