JAKARTA (ANTARA) - Kunci kesehatan seseorang dimulai dari ususnya, selain kelancaran pencernaan, kesehatan saluran cerna menentukan kekebalan seseorang, kesehatan mental, serta kemungkinan munculnya masalah kesehatan serius seperti kanker, penyakit jantung, dan penyakit autoimun.

Hal itu disimpulkan dari hasil berbagai penelitian terbaru sebagaimana dilansir Medical Daily pada Kamis (18/5).

Kesehatan mikrobioma usus ditentukan oleh kombinasi beberapa faktor seperti gen keluarga, lingkungan, obat-obatan, dan pola makan. Di antara faktor-faktor tersebut, kualitas dan jenis asupan makanan memainkan peran penting.

Baca juga: Adakah dampak buruk menahan kentut?

Maka demi menjaga kesehatan usus yang lebih baik, berikut daftar sejumlah makanan yang mesti dihindari.

1. Gula

Terlalu banyak gula dalam makanan menghilangkan bakteri usus yang sehat, yang dapat menyebabkan peradangan pada tubuh dan menyebabkan masalah kesehatan yang jauh lebih serius. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang diet tinggi gula memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami sembelit dan fungsi usus yang buruk secara keseluruhan.

2. Makanan olahan

Makanan olahan mengandung banyak garam, lemak, gula, dan berbagai jenis bahan tambahan makanan seperti pengawet yang dapat memengaruhi keseimbangan mikrobioma yang sehat.

3. Daging merah

Konsumsi daging merah meningkatkan kemungkinan strain bakteri tertentu tumbuh berlebihan di usus, yang dapat berdampak negatif bagi kesehatan Anda.

Baca juga: Studi di Portugal sebut bir bermanfaat bagi kesehatan usus

4. Makanan yang digoreng

Makanan yang digoreng kaya akan lemak jenuh dan berbahaya bagi kesehatan usus. Lemak jenuh membuat makanan lebih sulit dicerna. Ini juga dapat menyebabkan peradangan dan masalah terkait usus lainnya.

5. Pemanis buatan

Meskipun pemanis buatan adalah pengganti gula rendah kalori, namun menurut pedoman baru dari WHO, tidak bermanfaat untuk penurunan berat badan jangka panjang. Pemanis buatan juga diketahui memengaruhi komposisi mikrobioma usus, meningkatkan intoleransi glukosa, dan menyebabkan penyakit metabolik.

6. Alkohol

Konsumsi alkohol berlebih dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan usus dan menyebabkan pertumbuhan bakteri yang berlebihan, yang dapat menyebabkan pencernaan yang buruk dan refluks asam.

Sedangkan untuk menjaga usus yang sehat, inilah beberapa jenis makanan yang direkomendasikan.

1. Makanan fermentasi

Makanan fermentasi tertentu seperti yogurt, kimchi, sauerkraut, dan tempe membantu mendorong pertumbuhan bakteri menguntungkan dan mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab penyakit di usus.

2. Makanan kaya serat

Buah-buahan, polong-polongan, dan kacang-kacangan merupakan sumber kaya serat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh Anda. Namun, diet kaya serat merangsang pertumbuhan bakteri tertentu di usus, yang memakan serat untuk pertumbuhannya.

3. Makanan kaya probiotik

Probiotik meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di usus. Termasuk makanan seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian akan memastikan pertumbuhan bakteri menguntungkan yang membantu pencernaan.


Baca juga: Kemenkes: Achmad Yurianto wafat karena kanker usus stadium akhir

Baca juga: Brokoli bagus untuk kesehatan usus

Baca juga: Tips jaga kesehatan pencernaan di segala musim