Jakarta (ANTARA News) - Daerah pemukiman warga di Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Rabu siang terendam lumpur setinggi 30 sentimeter setelah banjir yang melanda sejak 17 Januari lalu surut.

Sekitar 200 anggota TNI dan Polri yang membantu warga membersihkan daerah pemukiman itu kesulitan membersihkan lumpur karena dukungan alat kurang.

"Sudah dari tiga hari, belum bersih-bersih juga," kata Babinsar Koramil Jatinegara, Rustandi.

Menurut dia, saat ini petugas fokus membersihkan lumpur tiga daerah Rukun Warga (RW) dan kemudian melanjutkan upaya pembersihan ke lima RW lain yang terendam lumpur.

"Ini baru RW satu, dua, dan tiga, yang lainnya menyusul," ujar Rustandi.

Selain menutupi jalanan pemukiman, lumpur juga masuk ke rumah-rumah warga. Sebagian lumpur mulai mengeras, menambah kesulitan warga dan petugas membersihkannya.

Warga daerah pemukiman itu belum bisa menempati kembali rumah mareka karena masih tertutup lumpur. Sekitar 900 warga Kampung Melayu masih mengungsi di Rumah Sakit Hermina dan Gereja Koinoia Jatinegara.

(lod)