Mamuju (ANTARA) - Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Akmal Malik berharap penggantinya dapat melanjutkan program pencegahan stunting menyusul akan berakhirnya masa jabatan dirinya pada 12 Mei 2023.

"Saya pamit kepada warga Sulbar dan berharap penjabat Gubernur yang baru dapat menekan angka stunting," katanya di Mamuju, Kamis.

Akmal Malik mengatakan dirinya masih menjabat sebagai Direktorat Jendral Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sehingga akan memperhatikan dan berkontribusi bagi pembangunan di Sulbar agar lebih baik lagi ke depan.

Ia mengatakan akan bertemu langsung dengan penjabat Gubernur Sulbar yang baru, guna membahas berbagai hal yang perlu menjadi perhatian utama untuk pembangunan ke depan.

"Saya minta Penjabat Gubernur Sulbar untuk menuntaskan dan menyelesaikan angka penderita stunting yang mencapai 35 persen juga kemiskinan ekstrim," katanya.

Ia mengatakan pembangunan ekonomi harus diutamakan di Sulbar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk itu perlu kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten serta pihak-pihak lainnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak dan masyarakat yang selama ini telah mendukung pemerintahannya dalam waktu satu tahun terakhir.

"Jika ada kelemahan pembangunan maka kami mohon maaf dan kami akan terus mendukung, namun bila ada keberhasilan pembangunan maka itu adalah hasil kerjasama pemerintah dan masyarakat,” katanya.
Baca juga: Polda Sulbar limpahkan berkas perkara 14 orang tersangka pembunuhan
Baca juga: Yayasan Dokter Peduli beri layanan medis warga pesisir Sulbar
Baca juga: Festival Pulau Karampuang di Sulbar untuk tumbuhkan ekonomi masyarakat