Baturaja (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, menyebutkan bahwa banjir di Jalan Pancur saat ini sudah surut dan ruas jalan bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.

Manager Pusdalops BPBD OKU, Gunalfi, di Baturaja, Kamis, mengatakan banjir akibat intensitas curah hujan tinggi beberapa waktu lalu, ruas Jalan Pancur tidak bisa dilewati kendaraan karena tergenang air mencapai satu meter.

Terkait hal itu, kata dia, Pemkab OKU melalui Dinas PUPR bergerak cepat dengan membuat siring untuk saluran air agar genangan banjir dapat mengalir ke anak sungai.

"Alhamdulillah, upaya yang dilakukan Pemkab OKU membuahkan hasil dengan bisa diakses kembali ruas jalan untuk kendaraan roda dua maupun empat," ujarnya.

Baca juga: Pemprov Sumsel salurkan bantuan untuk korban banjir di Kabupaten OKU

Baca juga: Empat desa di kabupaten OKU Sumsel dilanda banjir


Sementara, Kepala Dinas PUPR OKU Ulia Mahdi sebelumnya mengatakan, pada tahap awal pihaknya membuat sodetan siring untuk mengatasi banjir di Jalan Pancur agar arus lalu lintas di jalur tersebut kembali lancar.

Ulia menjelaskan, sodetan siring dibangun menuju anak sungai untuk mengalirkan genangan air yang merendam jalan dan puluhan rumah warga di kawasan tersebut.

"Sodetan siring ini dibuat sepanjang 150 meter dengan kedalaman 3 meter dan lebar 2 meter," katanya.

Sodetan siring ini mengalihkan genangan air ke anak sungai terdekat sehingga genangan air hujan yang menggenang dapat mengalir dan surut.

"Dengan adanya pembuatan sodetan siring diharapkan dapat mengurai genangan air yang membanjiri jalan dan pemukiman warga, serta menjadi langkah antisipasi banjir ke depan," ujarnya.*

Baca juga: Kabupaten OKU di Sumsel dilanda banjir setinggi 3 meter

Baca juga: BPBD OKU siagakan personel antisipasi bencana selama masa Lebaran 2023