Helsinki (ANTARA) - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy tiba di Finlandia pada Rabu untuk berbicara dengan pemimpin negara-negara Nordik terkait bantuan untuk negaranya dalam perang dengan Rusia dan kaitannya dengan Eropa, kata pemerintah negara-negara di kawasan itu.

Menurut informasi dari kantor presiden Finlandia, Zelenskyy akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Finlandia Sauli Niinisto, diikuti dengan konferensi pers sebelum menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) kawasan dan pertemuan kedua dengan media.

Ratusan orang berkumpul di Helsinki tengah untuk melihat secara langsung kedatangan Zelenskyy dan bersorak untuknya ketika ia muncul di depan istana kepresidenan.

KTT yang lebih luas akan juga dihadiri Niinisto serta perdana menteri Swedia, Norwegia, Denmark dan Islandia.
Baca juga: Uni Eropa tingkatkan produksi amunisi untuk bantu Ukraina

"Tema KTT tersebut adalah perang agresi Rusia terhadap Ukraina, dukungan berkelanjutan negara-negara Nordik untuk Ukraina, hubungan Ukraina dengan UE (Uni Eropa) dan NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara), dan inisiatif Ukraina untuk perdamaian yang adil," kata kantor Presiden Niinisto.

Juru bicara Zelenskyy dalam sebuah keterangan mengatakan pemerintah Ukraina mengharapkan KTT tersebut dapat menghasilkan pernyataan bersama.

"Pertemuan antara pemimpin Ukraina dan lima negara Eropa Utara tersebut diadakan untuk koordinasi lebih lanjut mengenai bantuan militer untuk negara kami, integrasi Eropa dan Eropa-Atlantik Ukraina," tulis juru bicara itu.

Kunjungan Zelenksyy ke Finlandia, salah satu dari beberapa kunjungan luar negeri yang ia lakukan sejak invasi Rusia tahun lalu, diumumkan setelah ia tiba di negara tersebut di tengah pengamanan ketat yang diterapkan di Helsinki.
Baca juga: Rusia tuding Ukraina serang Kremlin untuk incar Presiden Putin

Baru-baru ini, Finlandia bergabung menjadi anggota ke-31 NATO, sebagai respons terhadap invasi Rusia terhadap Ukraina. Finlandia berbagi batas negara yang panjang dengan Rusia.

Kremlin pada 4 April 2023 mengatakan bahwa masuknya Finlandia ke NATO adalah kesalahan bersejarah yang berbahaya yang akan melemahkan keamanan di wilayah yang lebih luas dan memaksa Moskow untuk melakukan tindakan balasan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam sebuah pengarahan pada hari Rabu mengatakan: “Selagi kami mengamati rencana NATO untuk Finlandia, kami mengonfirmasi bahwa Rusia akan dipaksa untuk melakukan pembalasan, baik secara militer atau lainnya, untuk mencegah ancaman terhadap keamanan nasional kami."

Sumber: Reuters

Baca juga: Jerman: Semua siap ratifikasi keanggotaan Finlandia, Swedia di NATO