Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya dan Polda Lampung terus melakukan koordinasi dalam rangka mengungkap kasus penembakan di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

"Kami turunkan tim yang tentunya terus berkoordinasi dengan Polda Lampung. Jadi ada data yang didapat kita akan melakukan analisis dan berkoordinasi dengan Polda Lampung," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, saat ditemui di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu.

Menurut Trunoyudo, masih ada beberapa proses penyelidikan yang berjalan di Polda Metro Jaya dan Polda Lampung.

Untuk saat ini, Polda Metro Jaya masih menunggu hasil otopsi jenazah pelaku berinisial M (60) dan hasil laboratorium forensik dari barang bukti yang ditemukan di lokasi penembakan.

Di saat yang sama, Polda Lampung juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap keluarga M yang diketahui berada di Lampung.

Hasil penyelidikan kedua belah pihak ini yang nantinya akan menunjukkan motif utama dibalik penembakan Kantor MUI tersebut.

Hingga saat ini, Trunoyudo belum mau berspekulasi terlalu jauh terkait hasil penyelidikan sementara. Pihaknya memastikan akan membuka kasus ini ke media setelah seluruh proses penyelidikan rampung.

Untuk diketahui, seorang pria berinisial M melakukan penembakan ke kantor MUI di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (2/5).

Aksi tersebut langsung menyita perhatian Polres Metro Jakarta Pusat. Jajaran Polres pun akhirnya mendatangi lokasi untuk memeriksa Tempat Kejadian Perkara.

Sesampai di lokasi, polisi telah menemukan pelaku dalam kondisi tidak sadarkan diri. M lantas dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati sebelum dinyatakan meninggal dunia

"Kami belum menyimpulkan (penyebab kematian tersangka) ya. Sekali lagi jangan salah, kami belum menyimpulkan, " kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi saat konferensi pers di Polsek Menteng Jakarta Pusat, Selasa (2/5).
Baca juga: Polisi selidiki senjata yang digunakan M saat menembak kantor MUI
Baca juga: Menag: Penembakan Kantor MUI Pusat aksi individu salah belajar agama
Baca juga: Polisi belum pastikan penyebab kematian tersangka penembak kantor MUI