Ajang Denpasar Festival dihadiri 20 ribu orang
31 Desember 2012 16:40 WIB
Sejumlah seniman membawakan Tari Baris dalam parade budaya untuk menyambut Tahun Baru 2013 di Denpasar, Bali, Senin (31/12). Kegiatan bertajuk "Melepas Matahari 2012" itu merupakan rangkaian festival tahunan Kota Denpasar yang berlangsung selama 5 hari dan berpuncak pada malam pergantian tahun 2012 ke tahun 2013. (FOTO ANTARA/Nyoman Budhiana)
Denpasar (ANTARA News) - Ajang Denpasar Festival pada 27-31 Desember 2012 didatangi sekitar 20 ribu orang per hari, kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Denpasar Ida Bagus Rahoela.
"Tidak hanya warga Kota Denpasar, di antara pengunjung juga terdapat kalangan wisatawan," katanya di Denpasar, Senin.
Dia memperkirakan jumlah pengunjung membeludak pada saat penutupan yang bersamaan dengan pesta malam pergantian tahun.
Pengunjung biasanya selalu berdesak-desakan memenuhi areal pelaksanaan ajang tahunan tersebut mulai saat memasuki malam hari.
"Pengunjung akan membludak menjelang malam pergantian tahun, apalagi cuacanya yang cukup bersahabat atau tidak turun hujan," ujarnya.
Sementara itu, Dea Kinasih, menganggap ajang Denpasar Festival tahun ini lebih semarak dibandingkan tahun lalu.
"Kreasi makanan atau kuliner yang disajikan tahun ini lebih banyak ragamnya dengan harga terjangkau begitu juga dengan pakaian," ujarnya.
(KR-IGT/M038)
"Tidak hanya warga Kota Denpasar, di antara pengunjung juga terdapat kalangan wisatawan," katanya di Denpasar, Senin.
Dia memperkirakan jumlah pengunjung membeludak pada saat penutupan yang bersamaan dengan pesta malam pergantian tahun.
Pengunjung biasanya selalu berdesak-desakan memenuhi areal pelaksanaan ajang tahunan tersebut mulai saat memasuki malam hari.
"Pengunjung akan membludak menjelang malam pergantian tahun, apalagi cuacanya yang cukup bersahabat atau tidak turun hujan," ujarnya.
Sementara itu, Dea Kinasih, menganggap ajang Denpasar Festival tahun ini lebih semarak dibandingkan tahun lalu.
"Kreasi makanan atau kuliner yang disajikan tahun ini lebih banyak ragamnya dengan harga terjangkau begitu juga dengan pakaian," ujarnya.
(KR-IGT/M038)
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2012
Tags: