Bogor (ANTARA) - Polres Bogor memberlakukan sistem ganjil genap di wilayah puncak Bogor pada akhir pekan (weekend) sebagai upaya mengantisipasi terjadinya kembali kepadatan volume kendaraan puncak Kabupaten Bogor.

Meski dari pantauan kondisi arus lalu lintas di kawasan puncak pada Kamis relatif menurun dari hari-hari sebelumnya, pihak kepolisian masih melakukan rekayasa arus lalu sistem satu arah (one way) pada Kamis siang diberlakukan sistem satu arah dari Puncak menuju Jakarta.

"Berdasarkan pantauan kami memang arus melintasi kawasan puncak ini mengalami penurunan dari hari-hari sebelumnya, namun demikian kepadatan arus lintas di kawasan puncak pada akhir pekan nanti diprediksi masih dapat terus meningkat dan dapat mengakibatkan kepadatan volume kendaraan tinggi," kata Kapolres Bogor Iman Imanuddin dalam keterangan resminya pada Kamis.

Untuk mengantisipasi kepadatan volume kendaraan, Polres Bogor melakukan upaya-upaya rekayasa arus lalu lintas selain sistem one way.

"Kami juga akan memberlakukan sistem ganjil genap (GaGe) bagi kendaraan yang memasuki kawasan puncak mulai esok hari (28/4)," lanjut Iman.


Baca juga: Puncak macet lagi, Polres Bogor terapkan "one way" ke arah Jakarta

Baca juga: Sebanyak 10.429 kendaraan masuki Gerbang Tol Ciawi menuju Jakarta

Kapolres Bogor tersebut kemudian menghimbau agar para masyarakat yang hendak melakukan liburan ke kawasan puncak pun diharapkan dapat menyesuaikan nomor kendaraan dengan tanggal genap ataupun ganjil.

"Pelaksanaannya nanti bila terdapat nomor kendaraan yang tidak sesuai dengan tanggal pada hari itu kami pun akan melakukan himbauan serta arahan untuk melakukan putar balik," jelas Iman Imanuddin.


Baca juga: Polisi berlakukan satu arah di Simpang Gadog secara situasional