Jakarta (ANTARA) - Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al Isra, Kyai Nurhadi mengatakan bahwa semua jenis kegiatan Masjid Raya Al Isra selama Bulan Suci Ramadhan dirancang dan diorganisasi oleh Remaja Masjid Raya Al Isra yang berlokasi di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

"Selama Ramadhan ini, mulai dari persiapan Tarhib Ramadhan, pawai obor, talkshow, takjil, buka puasa, makan sahur, iktikaf, dan semua kegiatan lainnya dikelola oleh remaja masjid. Bahkan untuk pembiayaan, kami hanya membiayai, semuanya mereka yang mengelola, termasuk untuk laporan pertanggungjawabannya," ungkap Nurhadi saat ditemui di depan food court culinary Masjid Raya Al Isra, Kamis (20/4).

Nurhadi menuturkan, tujuan pemberian tanggung jawab besar tersebut kepada remaja masjid adalah untuk pembelajaran, untuk kaderisasi, bahwa basis utama kehidupan masjid itu adalah keikhlasan.

"Remaja Masjid Raya Al Isra sekarang terdiri dari sekitar 60 orang, dan semua aktif dalam mengorganisir kegiatan masjid. Mereka juga berasal dari berbagai macam latar belakang. Ada yang sedang di menempuh pendidikan menengah, ada yang sedang kuliah, dan ada yang sudah sarjana. Banyak dari mereka yang lulusan UI, ITB, IPB, UNJ, dan masih banyak kampus lainnya," ungkap Nurhadi

Dengan latar belakang yang berbeda-beda itu, lanjut Nurhadi, mereka (remaja masjid) dengan caranya masing-masing bekerja sama dan berkontribusi bagi masjid.

Ketua Remaja Masjid Raya Al Isra, Naufal mengatakan bahwa ia dan teman-temannya sangat antusias untuk mengikuti kegiatan masjid.

"Di sini, teman-teman belajar untuk berorganisasi, seperti komunikasi antara divisi, inisiatif dalam sebuah program, dan berbicara di depan umum. Jadi selain bermanfaat bagi masjid, teman-teman remaja yang bergabung juga belajar mengembangkan diri dalam kerangka organisasi," tutup Naufal.

Baca juga: Berdayakan jemaah, masjid ini fungsikan ruang bekas ATM jadi depot air

Baca juga: Masjid Cut Meutia donasikan pendapatan dari Ramadhan Jazz untuk ODGJ

Baca juga: Remaja Masjid Cut Meutia ajak pemuda hidupkan Masjid lewat musik Jazz