Jakarta (ANTARA News) - PT Pertamina (Persero) menargetkan laba bersih pada tahun 2013 sekitar 3,05 miliar dolar AS atau setara dengan Rp29,03 triliun (kurs 1 dolar, Rp9.678), melonjak dari laba bersih tahun 2012 yang diproyeksikan mencapai Rp23,5 triliun.

"Dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) Pertamina yang kami sampaikan kepada Kementerian BUMN, laba perusahaan ditargetkan sekitar 3,05 miliar dolar AS," kata Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis.

Saat menyampaikan RKAP kepada Menteri Dahlan Iskan, Karen didampingi antara lain Komisaris Utama Sugiharto, Komisaris Anny Ratnawati yang juga menjabat Wakil Menteri Keuangan-RI.

Usai melakukan rapat dengan kuasa pemegang saham tersebut, Karen tidak bersedia menjawab ketika ditanya rinci soal target-target keuangan yang akan dicapai pada tahun 2013 tersebut.

Ia hanya menginformasikan bahwa pada tahun 2013, perusahaan migas "pelat merah" ini mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar 6,67 miliar dolar AS, atau setara dengan sekitar Rp64,432 triliun.

"Dana capex tersebut sebagian besar akan digunakan untuk investasi di sektor hulu, seperti akan mengakuisisi ladang minyak dan gas baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Termasuk rencana Pertamina untuk masuk ke Irak," kata Karen.

Menurut catatan, capex Pertamina pada tahun 2012 mencapai sekitar Rp57 triliun.

Saat yang bersamaan pendapatan tahun 2012 diproyeksikan mencapai sekitar Rp527 triliun.

(R017)