Palembang (ANTARA) - Pengelola Bandara Sultan Mahmud Baharuddin (SMB) II Kota Palembang menyiagakan posko Angkutan Lebaran 2023 untuk pengamanan dan antisipasi lonjakan penumpang di bandara itu.

Executive Manager SMB II R Iwan Winaya di Palembang, Jumat, mengatakan posko tersebut telah dibuka dari tanggal 14 April - 2 Mei 2023, pihaknya juga telah menyiapkan 750 personil untuk berjaga.

”Kami berkomitmen untuk memberikan layanan yang terbaik buat para pengguna jasa yang menggunakan bandara SMB II Palembang dan tentunya pasca pandemi COVID-19 sesuai dengan arahan kantor pusat semua petugas tetap menggunakan alat pelindung diri (APD) dan masker sebagai upaya pengendalian COVID-19,” ucapnya.

Ia menjelaskan pada hari normal jumlah penumpang di bandara itu mencapai 6.000 hingga 7000 per hari dan pada saat Lebaran 2023 jumlah penumpang itu diprediksi mencapai 9.000 hingga 11.000 penumpang per hari.

Baca juga: AP I mendirikan Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2023 di YIA

Baca juga: Bandara Hang Nadim bentuk posko, dukung keamanan angkutan Lebaran


”Kami prediksi pada tanggal 19 adalah puncak arus mudik dan kemudian tanggal 25 dan 30 adalah arus balik,” ujarnya.

Saat ini sudah ada empat maskapai yang mengajukan penerbangan ekstra dengan penambahan frekuensi penerbangan, yaitu tiga ke arah Bandara Soekarno Hatta, Jakarta dan satu Bandara Hang Nadim, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Palembang Emmilya Rosa mengatakan berdasarkan Surat Edaran Kasatgas Nomor 24 Tahun 2022, para calon penumpang wajib melakukan vaksin booster pertama.

”Saat ini kami juga sedang menunggu pasokan dari pusat, dan apabila sudah masuk pasokan vaksin tersebut maka kami segera membuka gerai vaksin di bandara SMB II Palembang,” ucapnya.

Terkait penggunaan masker di dalam pesawat, katanya, masih menganjurkan tetap menggunakan masker dan menjaga kepada para pelaku perjalanan untuk mencegah dan juga pengendalian COVID-19.*

Baca juga: Bandara Samrat bentuk posko ciptakan angkutan Lebaran aman

Baca juga: Dinkes Kabupaten Bekasi bangun 15 posko Lebaran